Pembebasan Lahan Tol Jogja Bawen Tercepat di Indonesia, Ini Penyebabnya

Sunartono
Sunartono Kamis, 17 Februari 2022 14:27 WIB
Pembebasan Lahan Tol Jogja Bawen Tercepat di Indonesia, Ini Penyebabnya

Ilustrasi jalan tol./Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pembebasan lahan Tol Jogja Bawen menjadi yang tercepat di Indonesia. Pemda DIY mengungkap penyebab cepatnya pembebasan lahan pembangunan tol.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan tingginya partisipasi masyarakat sangat besar. Sebagian besar pemilik lahan yang terdampak tol secara langsung ingin lahan mereka segera dibebaskan.

BACA JUGA: Lahan Tol Jogja Solo yang Lewati Ring Road Utara Segera Diidentifikasi

“Partisipasi masyarakat DIY untuk Tol Jogja-Bawen luar biasa, banyak yang ingin disegerakan [dibebaskan],” kata Kridodi di sela-sela rapat di salah satu hotel di Kota Jogja, Rabu (16/2/2022).

Ia berharap tingginya dukungan warga terhadap proyek tol membuat Pemerintah Pusat dapat menuntaskan pembebasan lahan dan memulai pembangunan fisik.

“Nanti kalau sudah dibebaskan, [warga pasti bertanya] kapan akan dibangunnya, ini kami berharap dalam waktu tidak terlalu lama. Pembebasan lahan sudah 92 persen, sehingga tinggal 8 persen,” ujarnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja Bawen Wijayanto mengatakan kesulitan pembebasan lahan Jogja-Bawen sebenarnya sama dengan proyek yang lain.

BACA JUGA: Mulus, Pembebasan Lahan Tol Jogja Bawen Tercepat di Indonesia

Perbedaaannya, menurut dia di DIY masyarakatnya lebih rasional dan mudah diajak bermusyawarah sehingga pembebasan lahan Tol Jogja Bawen lebih cepat menemukan titik temu ketika ada persoalan di lapangan.

“Bukan tanpa kendala juga sebenarnya, tetapi masyarakatnya [Jogja] bisa diajak musyawarah, berembuk, diajak diskusi bareng,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online