Advertisement
Ciptakan Rasa Aman di Malioboro dengan Jogoboro

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Pemda DIY memfasilitasi petugas Jogoboro melalui dana keistimewaan DIY agar bertugas secara maksimal dalam memberikan rasa aman di Malioboro. Petugas Jogoboro memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman baik warga di sekitar Malioboro maupun wisatawan.
Jogoboro secara umum memiliki tugas yaitu menjaga keamanan, ketertiban,keindahan serta kebersihan di kawasan Malioboro. Guna menjalankan tugas tersebut maka Jogoboro akan berpatroli selama 24 jam di seputaran kawasan Malioboro.
Advertisement
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan Pemda DIY sepenuhnya mendukung peran Jogoboro yang bertugas di kawasan Malioboro. Melalui danais setiap tahun dianggarkan lewat Dinas Kebudayaan Kota Jogja.
“Dukungan Pemda DIY melalui dana keistimewaan terhadap Jogoboro dalam menjaga kawasan Malioboro adalah dengan alokasi anggaran melalui Dinas Kebudayaan Kota Jogja pada UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya di setiap tahunnya,” katanya, Jumat (18/2/2022).
Aris menambahkan Jogoboro memiliki peran penting untuk menjaga Malioboro. Kegiatan pengamanan itu bertujuan untuk menjaga seluruh kawasan Malioboro terutama untuk mengantisipasi kemungkinan adanya tindak kriminal seperti pencopetan.
“Kegiatan pengamanan kawasan Malioboro merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kondisi Malioboro agar tetap aman dari tindak kriminal seperti pencopetan dan lainnya,” katanya.
Selain menangani ketertiban dan keamanan di Malioboro, lanjutnya, kegiatan Jaga Kawasan Malioboro juga berfungsi untuk menjaga aset-aset yang ada di jalur Pedestrian. Melalui keberadaan Jogoboro diharapkan masyarakat umum atau pengunjung Malioboro dapat memanfaatkan berbagai fasilitas atau aset yang tersedia sebagaimana mestinya sekaligus menjaganya. Terpenting, kata Aris, Jogoboro diharapkan berdampak pada rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung.
“Sehingga harus ikut memastikan wisatawan merasa nyaman saat berada di jantung wisata Jogja. Sehingga keberadaan Jogoboro ini sangatlah penting dalam menjaga kawasan Malioboro,” ucapnya.
Petugas Jogoboro di Malioboro total berjumlah 110 personel. Mereka bertugas setiap sif dan melakukan patroli di sepanjang Jalan Malioboro dengan berjalan kaki. Hal ini untuk memastikan bahwa wisatawan mendapatkan keamanan dan kenyamanan.
Menurutnya hingga saat ini belum ada penambahan jumlah personel karena mempertimbangkan luas kawasan yang dijaga. Namun ke depan akan dilihat terkait kemungkinan Jogoboro menjaga ruas lain seperti sirip Malioboro
“Penambahan personel dan kemampuan SDM terhadap Jogoboro perlu mempertimbangkan luasan kawasan yang dijaga apakah kedepannya penjagaan masih berfokus pada kawasan Malioboro atau sudah meluas pada sirip-sirip Malioboro,” ujarnya.
Petugas Jogoboro ini diberikan insentif untuk mendukungnya dalam bertugas. “Sampai saat ini belum ada anggaran khusus untuk pelatihan khusus namun sudah ada ada insentif khusus untuk Jogoboro,” katanya (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sejumlah Produk Ekspor DIY Terkena Imbas Kebijakan Trump, Berikut Daftarnya
- BMKG Sebut Gempa Bumi di Cilacap Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
- Arus Balik dari Terminal Gunungkidul Diperkirakan Turun 25 Persen, Ini Penyebabnya
- Didukung Inovasi, Kalurahan di DIY Bisa Ajukan Bantuan Dana Pengelolaan Sampah
- Jangan Sampai Ada Korban, Wisatawan Pantai Parangtritis Bantul Diminta Waspada Bahaya Ombak Besar
Advertisement
Advertisement