SPPG Patalan 2 Bantul Ditutup Permanen, Layanan MBG Empat Sekolah Bakal Dialihkan
BGN menutup permanen SPPG Patalan 2 di Jetis, Bantul, setelah dua kali kejadian keracunan. Pemkab berkoordinasi untuk mengalihkan layanan MBG empat sekolah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Polresta Jogja mengungkap peristiwa yang sempat menghebohkan warga Jogja dan jagad media sosial pada Minggu (20/2/2022) dini hari kemarin di Jalan Kleringan, Gowongan.
Insiden itu diduga merupakan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) karena motif yang sepele, yakni salah paham.
Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, kejadian itu berlangsung sekira pukul 00.30 WIB Minggu dini hari. Korban merupakan warga Sleman berinisial EP, 22, yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Ia dilaporkan mengalami luka sabetan sajam pada bagian punggung sebelah kiri.
"Terduga pelaku yang sampai saat ini kami tetapkan satu orang yakni ABN, 17, warga Jogoyudan, Jetis dengan barang bukti berupa satu buah sajam jenis celurit," ungkap Timbul, Senin (21/2/2022).
BACA JUGA: Menteri Erick Thohir Temui Sultan HB X Bahas Kepastian Tol Jogja
Kejadian ini bermula saat korban bersama sejumlah rekannya yang lain dengan jumlah 10 orang berboncengan mengendarai sepeda motor. Rombongan ini melaju ke arah Jalan Margo Utomo, Gowongan, Jetis. Setibanya di tempat kejadian perkara, rombongan ini lantas berhenti karena menunggu temannya yang masih tertinggal di belakang.
Tiba-tiba, terduga pelaku ABN bersama sejumlah orang lain muncul dari bawah jembatan Kleringan lantas meneriaki rombongan korban sambil mengacungkan sajam jenis celurit. Karena panik, beberapa rombongan korban kemudian kabur ke arah timur. Sementara korban tidak sempat melarikan diri karena berada di paling belakang dari rombongan.
"Lantas korban terkena sabetan sajam yang diduga dibawa oleh salah satu terduga pelaku sehingga mengakibatkan korban luka dan mendapat perawatan di rumah sakit," kata Timbul.
Polisi mengklaim, terduga pelaku sempat kabur setelah melukai korban. Karena viral di sosial media dan membuat gaduh masyarakat setempat, penyelidikan pun dilakukan. Dari pemeriksaan sejumlah saksi, diperoleh informasi bahwa terduga pelaku pembacokan mengarah ke ABN.
Polsek Jetis kemudian melakukan pencarian di daerah rumahnya di kawasan Jogoyudan. ABN kemudian ditangkap pada hari itu juga sekira pukul 11.30 WIB. "Sebelumnya kami telah memeriksa sebanyak empat saksi yang merupakan rekan korban. Setelah cukup bukti, ABN kami tangkap di rumahnya," ujar Kapolsek Jetis, AKP Wahyu Heru Susapto.
Polisi mengklaim bahwa pemicu insiden itu meletus dikarenakan masalah sepele, yakni salah paham. Motif dalam penganiayaan itu disebut karena ABN menduga rombongan korban merupakan pelaku pelemparan rumahnya yang berada tepat di bawah jembatan.
"Hasil pemeriksaan dia mengakunya begitu. Dilempar dengan batu kerikil atap rumahnya, sehingga ABN ini emosi dan langsung naik ke atas jembatan serta mengejar dan membacok korban. Padahal korban tidak merasa melempari atau melakukan pelemparan ke arah atap rumah," ungkap Kapolsek.
Sebelumnyam, kejadian ini sempat viral di jagat maya. Video yang viral menggambarkan aparat kepolisian mengamankan senjata tajam jenis golok viral di medsos, Minggu (20/2/2022).
Video tersebut diunggah oleh beberapa akun TikTok, di antaranya @akubaguzpiye dan @dimasukinyuk_ pada Minggu (20/2/2022) dinihari. Dalam video tersebut tampak salah satu aparat yang mengenakan kaos warna coklat khas polisi mengamankan dua senjata jenis parang dan golok di tangan kanannya sembari berjalan menuju truk dalmas.
Video itu berada di Jalan Abu Bakar Ali atau tepat berada di sebelah selatan rel teteg kawasan Malioboro.
“Malmingnya Jogja Full gaman mazehh [Malam minggu di Jogja penuh senjata tajam],” demikian kalimat yang tertulis di video.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menutup permanen SPPG Patalan 2 di Jetis, Bantul, setelah dua kali kejadian keracunan. Pemkab berkoordinasi untuk mengalihkan layanan MBG empat sekolah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.