UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
\nWisatawan asing melintas di lereng Gunung Merapi wilayah Kaliadem, Cangkringan, Sleman, setelah terjadi erupsi, Selasa (3/3/2020). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN- Libur panjang akhir pekan lalu mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Sleman terutama wisata alam. Dinas Pariwisata menyebut kenaikan kunjungan wisatawan membeludak tercatat naik 50% dibandingkan pekan sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Suparmono mengatakan kunjungan wisata di sejumlah destinasi wisata Sleman mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan dengan akhir pekan sebelumnya. Wisata berbasis alam mengalami peningkatan kunjungan, seperti Kaliurang dan Kaliadem di lereng Merapi.
"Pantauan kami kemarin di sisi Utara Sleman seperti Kaliurang dan Kaliadem. Peningkatan kunjungan hingga 50 persen dibandingkan pekan lalu," kata Suparmono kepada awak media, Selasa (1/3/2022).
BACA JUGA: 10 Destinasi Dekat Monumen Serangan Umum 1 Maret Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki
Status PPKM Level 3 di Sleman, lanjutnya, tidak memengaruhi minat wisatawan untuk datang berkunjung. Meskipun begitu, lanjut dia, para pengelola wisata tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah digariskan. Satgas Covid-19 di masing-masing tempat dipastikan diaktifkan untuk memastikan Prokes dilaksanakan dengan ketat.
Kapasitas pengunjung, katanya, dipastikan sebesar 25%, tidak boleh ada pertunjukan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, dan selama libur Dinas Pariwisata bersama Sat Pol PP melakukan monitoring. "Pelaksanaan Prokes ini untuk melindungi baik itu wistawan, karyawan, maupun lingkungannya, sebagaimana yang tertuang dalam Instruksi Bupati," ujarnya.
Peningkatan kunjungan wisatawan di Sleman berbanding lurus dengan tingkat hunian hotel di Kabupaten Sleman. Saat libur panjang kemarin, okupansi hotel terlihat meningkat dibandingkan dengan pekan-pekan sebelumnya terutama saat penerapan PPKM Level 3 di DIY.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Joko Paromo mengatakan okupansi hotel rata-rata berada pada angka 75-80% bahkan 91% untuk hotel yang berada di ring satu distinasi wisata. "Dibandingkan sebelumnya kenaikan okupansi sekitar 30-40 persen. Jauh lebih bagus," katanya.
Kenaikan kunjungan wisatawan tidak hanya terjadi di lokasi wisata yang berada di sisi Utara Sleman. Destinasi wisata di sisi Timur Sleman juga merasakan dampak dari long weekend pekan kemarin. "Ya ada peningkatan kunjungan sekitar 30 persen. Bisa dibilang kembali pulih (sebelum penerapan PPKM level 3)," kata Ketua Pengelola Tebing Breksi, Kholiq Widiyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Timnas U20 Indonesia lolos ke Piala Asia U20 2027 setelah mengalahkan Australia 2-0 dan menjadi juara Grup H kualifikasi.
Sebanyak 764 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terdiri dari domestik, internasional, dan kargo.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Sebanyak 42 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore.