Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Ilustrasi dana padukuhan./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Bulan ini, tiap padukuhan di Bantul akan mendapat kucuran dana Rp50 juta.
BACA JUGA: Malioboro Akan Diubah Jadi Galeri Seni Terpanjang di Tanah Air
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Bantul memastikan dana alokasi untuk tiap padukuhan Rp50 juta mulai dicairkan bulan ini sesuai dengan proposal yang masuk dari perdukuhan melalui kalurahan masing-masing.
Total ada 46,5 miliar dana padukuhan yang akan dicairkan.“Ini sedang proses pencairan, kami targetkan bulan ini sudah bisa dicairkan semua untuk digunakan oleh masing-masing perdukuhan,” kata Kepala DPMK Bantul, Sri Nuryanti, saat ditemui di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul, Selasa (1/3/2022).
Sri Nuryanti mengatakan proses pencairan dana perdukuhan akan dilakukan secara bertahap atau tidak diberikan semua Rp50 juta, melainkan dua tahap, yakni 60% tahap pertama dan 40% tahap kedua sesuai dengan kemampuan keuangan dan juga melihat hasil kinerja pemberdayaan dari dana tahap awal.
Sri Nuryanti mengatakan dana padukuhan tahun ini merupakan hasil pengajuan musyawarah tingkat perdukuhan pada 2021 lalu. Terdapat empat bidang pemanfaatan dana perdukuhan, yakni infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Untuk infrastruktur di antaranya pembangunan jalan cor blok dan sebagainya.
Sementara, bidang pendidikan terkait peningkatan kapasitas tenaga pendidikan anak usia dini (PAUD) sekaligus peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tersebut. Sementara kesehatan terkait peningkatan sarana dan prasarana posyandu serta penanganan stunting. Adapun bidang lingkungan hidup adalah kaitannya pengadaan sarana prasarana serta dukungan pengurangan sampah untuk mendukung Bantul bersih sampah 2025 mendatang.
“Tahun ini masih dibolehkan untuk infrastruktur. Tapi tahun depan nanti sudah tidak bisa karena infrastruktur sudah banyak program yang dialokasikan dari Pemda DIY, Pemkab, dan juga pemerintah kalurahan. Sehingga 2023 dana perdukuhan dikhususkan untuk tiga bidang, yakni pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup,” papar Sri Nuryanti.
BACA JUGA: Cegatan Dua Pekan, Polresta Jogja Awasi Kendaraan ODOL & Pelat Nomor yang Tidak Sesuai
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan DPMK Bantul, Pambudi Arifin Rahman menambahkan proses pencairan dana perdukuhan akan ditransfer melalui rekening kas kalurahan, “Tetap mekanisme keuangannya melalui rekening kas kalurahan. Kalurahan yang melaksanakan ke masing masing perdukuhan,” kata Pambudi.
Ia berharap dana padukuan bisa dirasakan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan petunjuk dari Bupati Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Siswi SMAN 6 Jakarta meninggal dunia usai terjatuh dari motor di Kebayoran Baru. Kabel yang menjorok ke jalan diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Parkir bus Senopati tak lagi difungsikan. DPRD Kota Jogja menyoroti akses wisatawan ke Malioboro dan Taman Pintar saat musim libur sekolah.
BPS Bantul mulai Sensus Ekonomi 2026 secara door to door hingga Agustus. Seluruh rumah tangga dan pelaku usaha menjadi sasaran pendataan.
Polres Kulonprogo menetapkan Lurah Garongan sebagai tersangka dugaan pungli layanan kalurahan. Polisi menemukan lebih dari satu korban.
Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran Himbara di Istana Merdeka untuk membahas ekonomi nasional di tengah sorotan kebijakan BI Rate.