Advertisement

Sejak Gelombang Ketiga Covid-19 Muncul, di Gunungkidul Tercatat 31 kasus Kematian

David Kurniawan
Kamis, 03 Maret 2022 - 16:57 WIB
Bhekti Suryani
Sejak Gelombang Ketiga Covid-19 Muncul, di Gunungkidul Tercatat 31 kasus Kematian Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus kematian akibat virus Corona terus bertambah. Sejak gelombang ketiga muncul dari awal Februari hingga Kamis (3/3/2022) tercatat 31 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, seiring meningkatnya kasus penularan, jumlah warga yang meninggal dunia karena virus corona juga ikut bertambah.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Sebagai gambaran di akhir Januari kasus kematian ada 1.033 orang. Namun demikian, hingga Kamis sore bertambah 31 kasus sehingga total ada 1.064 orang.

"Untuk hari ini [kemarin] ada tambahan empat orang yang meninggal dunia karena corona," katanya, Kamis.

BACA JUGA: PSI Dukung Jokowi 3 Periode, Pengamat Sebut Memalukan!

Menurut dia, ada sejumlah sejumlah faktor yang menyebabkan pasien Corona meninggal dunia. Ia berdalih penyebab terbanyak karena warga belum menjalani vaksinasi. Selain itu, ada juga karena lansia dan pasien memiliki penyakit bawaan.

Meski ada peningkatan, Dewi mengakui jumlah kematian pada saat ini sangat jauh berkurang dibandingkan angka pada saat penularan gelombang kedua di Pertengahan 2021 lalu. Menurut dia, angka kematian dapat ditekan karena program vaksin.

Ia tidak menampik, warga yang telah menjalani vaksin tidak sepenuhnya bebas dari infeksi. Namun demikian, lanjut Dewi, dengan vaksin tingkat kekebalan tubuh meningkat sehingga risiko kematian berkurang.

Advertisement

"Makanya kami terus dirong  warga yabg belum segera mengikuti vaksinasi. Selain itu, vaksinasi booster juga kami kebut," katanya.

Selain tambahan kasus kematian, pada Kamis juga ada tambahan 214 warga yang terinfeksi. Sejak pandemi muncul dua tahun lalu, hingga sekarang ada 20.414 warga yang dinyatakan terpapar corona.

"Dari jumlah ini yang dinyatakan sembuh sebanyak 17.676 orang. Sedang yang menjalani perawatan ada 1.674 orang," katanya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement