Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Warga memasarkan produk olahan sampah di Kemantren Wirobrajan beberapa waktu lalu./ Ist- (Dok. Kemantren Wirobrajan
Harianjogja.com, JOGJA–Kemantren Wirobrajan menggelar lomba daur ulang sampah. Perlombaan tersebut digelar untuk mendukung pengolahan sampah di wilayahnya.
Mantri Pamong Praja (MPP) Wirobrajan, Sarwanto menyampaikan perlombaan tersebut digelar untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah.
“Melalui momen ini kami mengedukasi masyarakat melalui lomba untuk terus mengelola sampah dengan bijak,” katanya, Senin (14/7/2025).
Dia menuturkan perlombaan tersebut diikuti oleh Forum UMKM dan Bank Sampah Kemantren Wirobrajan. Dalam lomba tersebut mereka mengolah sampah menjadi berbagai produk daur ulang antara lain rok, baju, dan topi dari kain perca.
BACA JUGA: Hari Pertama MPLS di SMPN 1 Banguntapan Dimulai dengan Penyerahan Simbolis Siswa Baru
Menurutnya dengan berbagai produk olahan tersebut membuktikan sampah rumah tangga dapat diolah menjadi produk yang dapat digunakan.
Sementara Lurah Patangpuluhan, Achmad Asranur mendukung pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat tersebut. Menurutnya, permasalahan sampah menjadi permasalahan yang krusial di Kota Jogja. Karena itu dia mendorong agar seluruh masyarakat turut serta dalam mengelola sampahnya masing-masing.
“Semoga ini dapat menjadi inspirasi dalam mengelola sampah dengan cerdas dan bijak sejak dari sumbernya,” katanya.
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jogja, Kadri Renggono menuturkan diperlukan pula bazar yang dapat menjadi wadah untuk menjual produk hasil olahan sampah tersebut. Menurutnya wadah tersebut diperlukan untuk mendukung agar produk olahan sampah yang dihasilkan masyarakat dapat disalurkan.
Dia pun berharap agar pengelolaan sampah menjadi berbagai barang yang dapat digunakan tersebut terus dilakukan masyarakat.
“Diperlukan penguatan komunitas terhadap isu penuntasan masalah persampahan agar terwujud Kota Jogja yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.