Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 2026, Jam Sibuk Tiket Ludes
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Rencana peletakan batu pertama pembangunan tol Jogja Bawen pada Maret ini masih menimbulkan teta teki. Sejumlah pihak masih belum mengetahui detail rencana ground breaking tol dengan pembebasan lahan tercepat di Indonesia itu.
Menurut kabar, pelaksanan kegiatan tersebut akan digelar pada 31 Maret mendatang. Adapun lokasi awal dimulainya kegiatan konstruksi akan dilaksanakan di Dusun Sanggrahan, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati. Hanya saja, saat dikonfirmasi kabar tersebut Harianjogja.com belum mendapatkan kepastian.
PPK Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Bawen Wijayanto mengatakan pembahasan rencana dimulainya konstruksi pembangunan jalan tol masih terus dimatangkan. Pertamuan awal untuk kegiatan tersebut sudah dilaksanakan namun hasilnya belum bisa dipastikan.
BACA JUGA: Update Covid-19 DIY: Kasus Positif Bertambah 849, Terbanyak dari Sleman
Sebab, rencana dimulainya pembangunan jalan tol pertama di DIY tersebut masih akan disampaikan kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X. "Kalau perencanaan sudah ada. Tapi masih [sebatas] rencana ya, belum ada persetujuan dari Ngarso Dalem," ujarnya, Jumat (11/3/2022).
Totok sapaan akrab Wijayanto enggan menjelaskan detail terkait rencana tersebut sebelum mendapatkan persetujuan dari Pemda DIY. Dia berharap agar semua pihak bisa bersabar karena kegiatan ground breaking tinggal menunggu waktu.
"Nanti kalau sudah fiks jadi tidaknya, mau di mana, kapan waktunya akan kami sampaikan. Yang jelas arahannya pak Mentri (PUPR, Basuki Hadimuljono) nggak usah pakai seremoni-seremonian [mengingat pandemi Covid-19]," katanya.
Di Sanggrahan, tampak puluhan rumah warga terdampak jalan tol Jogja Bawen sudah membongkar rumahnya. Hanya sebagian kecil saja bangunan rumah yang belum rata dengan tanah. Sisa bangunan yang masih berdiri ada yang mulai dirobohkan.
Sekitar 90 rumah di dusun ini masuk daftar terdampak pembangunan jalan tol Jogja-Bawen. Dusun Sanggrahan ini kehilangan setengah wilayahnya, karena menjadi titik pertemuan ruas tol yakni Jogja-Bawen dan Jogja-Solo yang menyambung dengan seksi 3, Gamping-Kulonprogo.
Puluhan rumah warga di Dusun Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati sudah rata dengan tanah. Di sini menurut rencana menjadi lokasi awal dimulainya konstruksi tol Jogja Bawen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.