RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Suasana Pantai Parangtritis dipenuhi para wisatawan, Sabtu (25/12/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwsiata menyebut angka kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata khususnya yang dikelola oleh Pemkab Bantul menurun signifikan akhir pekan lalu.
Penyebabnya diduga karena saat ini sekolah rata-rata sedang menjalani ujian tengah semester, kemudian ada juga biro perjalanan wisata yang membatalkan kunjungan ke Bantul.
Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwsiata Bantul, Markus Purnomo Adi menjelaskan berdasarkan data kunjungan wisata saat weekend atau akhir pekan lalu tepatnya dari 18-20 Maret tercatat ada 29.776 orang yang datang ke Bantul. Dari jumlah tersebut pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh sebanyak Rp289.216.000.
“Jumlah ini turun 9,6 persen dibanding akhir pekan tanggal 11-13 Maret,” katanya, saat dihubungi Senin (21/3/2022). Pada 11-13 tercatat ada 32.959 orang yang datang ke Bantul dengan pendapatan Rp320.006.250. Dari jumlah kunjungan tersebut, 87% atau 28.813 orang masih menjadikan kawasan Parangtritis sebagai tujuan utama berwisata. Sisanya ke pantai Samas ke barat hingga Pandansimo.
BACA JUGA: DIY Berpotensi Turun ke PPKM Level 3, Sultan: Level 3 atau 4 Podo Wae.
Tidak hanya data akhir pekan kunjungan wisatawan yang menurun, namun akumulasi jumlah wisatawan selama sepekan juga menurun dibanding pekan sebelumnya. Pada 14-20 Maret, Markus menyebut ada 40.879 orang datang ke Bantul dengan pendapatan Rp396.974.250, “Turun 7,4 persen dibanding seminggu yang lalu,” paparnya.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan penurunan jumlah wisatawan ke Bantul ini bukan karena penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, namun karena sekolah-sekolah saat ini sedang menjalani ujian tengah smester, “Prediksiku penurunan jumlah wisatawan ini karena ujian tengah smester,” ujarnya.
Selain sekolah sedang menjalani ujian tengah smester, ada juga informasi dari sejumlah pengelola destinasi bahwa ada pembatalan beberapa kunjungan rombongan wisatawan. Namun ia tidak mengetahui alasan detailnya.
Ipung memprediksi tren penurunan wisatawan ke Bantul ini masih akan berlanjut sampai menjelang lebaran nanti. Menurutnya, sudah menjadi tradisi tahunan selama Ramadan sejumlah objek wisata sepi dan itu terjadi bukan hanya di Bantul namun juga sejumlah objek wisata di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Beli kendaraan STNK Only tanpa BPKB? Risiko pidana penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Simak penjelasan OJK dan Polri.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Kejaksaan Agung menemukan dugaan keterlibatan perwira TNI aktif dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional.
Petaka Gunung Welirang resmi tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah teror mistis di Alas Lali Jiwo.