Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA--DIY berpotensi untuk turun ke level 3 pada PPKM. Kasus harian Covid-19 menunjukkan angka terus menurun dan angka kesembuhan cenderung tinggi. Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan dari sisi pembatasan mobilitas masyarakat level 3 maupun 4 sama saja, terpenting masyarakat harus taat prokes.
Sultan HB menyatakan potensi penurunan level PPKM di DIY karena kasus harian cenderung menurun. Namun penurunan itu tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat. Terpenting masyarakat harus taat prokes, agar kasus terus menurun karena pandemi sudah berlangsung lebih dari dua tahun.
“Sakjane level 3 level 4 podo wae [Level 3 atau level 4 sama saja], karena kita sudah dua tahun, [potensi penurunan level itu] karena kondisinya menurun saja. Kondisi menurun, tetap sama saja tetap prokes sama masker itu jadi faktor utama. Semoga makin menurun, selesai lah sudah dua tahun lebih. Tetapi sama saja,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Senin (21/3/2022).
BACA JUGA: Pesawat Kontroversial Boeing 737 Kembali Celaka, Kali Ini di China!
Sulitnya melakukan pembatasan karena saat ini banyak masyarakat yang ingin ke Jogja seiring dengan ditiadakannya kewajiban PCR saat naik transportasi umum seperti pesawat. Kondisi seperti itu jelas tidak bisa dilakukan pembatasan. Maka satu-satunya cara untuk mencegah penularan menurut Sultan adalah dengan menaati prokes.
“Karena memang kita sudah sulit, mau level 3 atau level 4 sudah sulit. Akan makin banyak orang datang ke Jogja, karena orang naik pesawat enggak perlu pakai PCR dan sebagainya, leh arep mbatesi piye [bagaimana cara melakukan pembatasan]. Satu-satunya cara prokes sama masker tetap dimanapun berada,” katanya.
Sultan menyinggung soal sudah lelahnya masyarakat dalam menghadapi pandemi. Meski demikian ia belum berani berkomentar banyak soal persiapan DIY menuju endemi. Karena penetapan status endemi sepenuhnya menjadi wewenang WHO.
HB X berpesan dengan angka kasus harian yang terus menurun ini berharap agar pemerintah kabupaten dan kota di DIY terus menjaga agar bisa stabil.
“Semua sudah lelah sebetulnya, yang punya pasien itu kan kabupaten kota, ya kan bagaimana kabupaten kota bisa menjaga kondisi yang turun begini ini, bisa dijaga gitu saja [agar stabil], cara melihatnya antara yang positif sama yang sembuh banyak yang sembuh,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.