Lansia Hilang 9 Hari di Paliyan Ditemukan Tewas Dekat Luweng Ngeleng
Lansia 85 tahun asal Paliyan ditemukan meninggal di Luweng Ngeleng setelah 9 hari pencarian tim gabungan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemerintah Kalurahan Mulusan di Kapanewon Paliyan memastikan perbaikan rumah rusak akibat bencana puting beliung sudah mencapai 99%. Meski demikian, hingga Senin (21/3/2022), bantuan dari Pemkab untuk perbaikan belum juga turun.
Lurah Mulusan, Supodo mengatakan, warga terdampak masih menunggu pencairan bantuan dari Pemkab Gunungkidul. Berdasarkan informasi yang diterima, para korban akan mendapatkan bantuan stimulant, sama seperti dengan yang diberikan kepada warga terdampak puting beliung di Kapanewon Semanu.
“Untuk logistik pasca musibah sudah diberikan, tapi memang akan ada bantuan perbaikan yang diberikan, namun hingga sekarang belum turun,” kata Supodo saat dihubungi, Senin siang.
Hasil pendataan terdampak puting beliung yang terjadi pada Jumat (11/3/2022) ada sekitar 190 keluarga di Mulusan dan Karangasem yang menjadi korban. Direncanakan para korban mendapatkan bantuan stimulan yang besarannya mencapai Rp500.000 hingga Rp17,5 juta.
Meski demikian, lanjut dia, bantuan yang diterima setiap warga tidak sama karena besaran disesuaikan dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan sedang hingga berat. “Paling kecil Rp500.000. Sedangkan kalau rumahnya ambruk mendapatkan Rp17,5 juta,” katanya.
Baca juga: SMA Negeri 7 Yogyakarta Sukses Gelar Wibhakta Social Week 2022
Disinggung mengenai proses perbaikan, Supodo mengakui pemulihan sudah mencapai 99%. Adapun rumah-rumah yang rusak sudah diperbaiki sehingga bisa ditinggali seperti biasa. “Tinggal menyelesaikan yang kurang seperti kandang dan lain sebagainya. Tapi, mayoritas sudah diperbaiki,” kata dia.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Eka Prayitno saat dikonfirmasi kemarin membenarkan, apabila warga terdampak angin kencang di Kapanewon Paliyan belum mendapatkan bantuan untuk perbaikan. Rencananya, warga terdampak akan diberikan, sama seperti yang disalurkan di Kapanewon Semanu. “Rencananya ada bantuan stimulan ke warga terdampak, tapi kebijakan akan ditetapkan pimpinan,” katanya.
Eka mengungkapkan, untuk sekarang masih dalam proses pengajuan melalui anggaran Belanja Tak Terduga. Ia memperkirakan proses selesai di minggu ini sehingga bantuan bisa segera disalurkan. “Mudah-mudahan minggu depan sudah diterima warga. Yang jelas, pemkab sudah menyiapkan skema bantuan stimuan untuk mendukung perbaikan rumah-rumah yang rusak akibat bencana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 85 tahun asal Paliyan ditemukan meninggal di Luweng Ngeleng setelah 9 hari pencarian tim gabungan.
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar meninggal dunia di Gaza. Ia meninggalkan istri yang tengah mengandung anak pertama dan memicu duka dunia sepak bola.
Harga Dexlite dan Pertamina Dex turun mulai Juli 2026. Simak perbandingan harga solar Indonesia dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Kejagung, kasus MBG, Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional, BGN, LMI tersangka, korupsi MBG, Kejaksaan Agung, food tray, ompreng, SPPG, Jampidsus, tata kelo
Klaim The Simpsons memprediksi final Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Portugal ternyata hoaks yang kembali muncul di media sosial.
PT BPR Bank Bantul (Perseroda) menggelar Turnamen Tenis Meja antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daera