Banjir Order, Jasa Tangki Air Gunungkidul Kirim Hingga Tengah Malam
Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul berdampak terhadap meningkatkanya permintaan air di masyarakat sehingga pengiriman dilakukan hingga tengah malam.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul memastikan kesiapannya untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka secara penuh. Meski demikian, pelaksanaannya masih menunggu kebijakan dari bupati berkaitan dengan pemberlakukan PPKM.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Winarno mengatakan hingga sekarang sekolah tatap muka masih terbatas, yakni sebesar 50% dari kapasitas di kelas. Meski demikian, ada wacana untuk mengembalikan pembelajaran tatap muka secara penuh.
“Gunungkidul tidak ada masalah kalau dikembalikan ke tatap muka 100%,” kata Winarno, Jumat (25/3/2022). Kesiapan menggelar tatap muka secara penuh tidak lepas dari perkembangan penularan kasus Corona.
Dia menilai temuan kasus sudah jauh menurun dan dalam satu minggu terakhir tidak ada laporan kasus dan sekolah menyelenggarakan pembelajaran secara daring. “Memang tidak ada temuan kasus di sekolah,” katanya.
Meski demikian, kepastian pembelajaran tatap muka sangat bergantung dengan kebijakan dari bupati. Hingga sekarang, dinas pendidikan masih menunggu instruksi bupati tentang PPKM yang dijadikan acuan pelaksanaan di sekolah. “Intinya kami siap kalau sekolah dikembalikan ke tatap muka secara penuh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul berdampak terhadap meningkatkanya permintaan air di masyarakat sehingga pengiriman dilakukan hingga tengah malam.
PP Tunas jadi langkah perlindungan anak digital, Meutya Hafid soroti risiko platform dan pentingnya ruang aman.
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
AS lolos 32 besar Piala Dunia 2026, Brasil bangkit, Haiti dan Turki tersingkir di laga Grup C dan D, Sabtu 20/6/2026.
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.