18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Petugas mengamati laut dari atas perbukitan di Pantai Siung untuk mencari koki asal Solo yang hilang sejak Selasa (29/3/2022) sore./Istimewa-SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sudah dua hari, koki asal Solo yang hilang di Pantai Siung, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, belum ditemukan.
BACA JUGA: Koki Solo Hilang Terseret Ombak Pantai Siung Gunungkidul
Tim Gabungan masih menyisir kawasan Pantai Siung untuk menemukan Sapuan, koki asal Solo yang terseret ombak sejak Selasa (29/3/2022) sore. Hingga Rabu (30/3/2022), korban belum diketemukan.
“Kami mulai operasi sejak pukul 05.30 WIB, tetapi hingga pukul 12.00 WIB, korban juga belum ketemu,” kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY Sunu Handoko.
Pencarian SAR, kepolisian, TNI, Basarnas, hingga sejumlah sukarelawan. Tim penyisiran dibagi menjadi dua, yakni jalur laut dan darat.
Tim yang mencari di jalur laut menggunakan perahu jukung dan satu jetski. Area pencarian diperluas hingga radius satu mill dari lokasi pertama hilang di Watu Muncar. Sementara, regu darat mencari di pantai hingga mengamati dari perbukitan di Pantai Siung. “Berbagai upaya dilakukan, meski hasilnya belum seperti yang diharapkan,” ujarnya.
Menurut dia, pencarian terkendala kuatnya arus laus. Tim jalur laut harus lebih berhati-hati untuk keselamatan pada saat penyisiran. “Di pinggiran arusnya muter, sedangkan di tengah arus mengarah ke timur,” katanya.
Peristiwa ini bermula saat korban bersama temannya berwisata ke Pantai Siung. Sama seperti wisatawan lainnya, kedua wisatawan dari Kota Solo ini bermain air. Keduanya juga menyempatkan diri berfoto di bebatuan Muncar guna mengabadikan momen berwisata ke pantai.
BACA JUGA: Baru Saja Keluar Penjara, Nuryadi Sudah Kambuh Lagi Mencuri Ponsel di Giwangan
Namun nahasnya, pada saat korban berfoto tiba-tiba ada ombak besar hingga Sapuan tergulung ombak Pantai Siung.
Kapolsek Tepus AKP Jarwanto berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran sehingga peristiwa yang sama tidak kembali terulang. “Jaga keselamatan dengan tidak bermain di area yang berbahaya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
DPRD Bantul meminta BPBD dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi angin kencang, pohon tumbang, dan genangan saat pancaroba.
Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong pemulihan tata air gambut melalui water intake dan sekat kanal untuk mencegah karhutla di Sumatera Selatan.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.