Skandal Orang Hilang di Pulau Jeju Picu Kekhawatiran Wisatawan
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Jemaah yang sebagian besar usia muda berebut berfoto bersama dengan Ridwan Kamil usai mengisi ceramah di Masjid Kampus UGM, Selasa (6/4/2022) malam. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Politikus yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengikuti Salat Tarawih sekaligus mengisi ceramah di Masjid Kampus UGM pada Selasa (6/4/2022) malam. Usai ceramah, ia langsung diserbu mahasiswa untuk meminta foto.
Dalam ceramahnya, Ridwan Kamil mengulas tentang pembangunan di masa mendatang serta sejumlah syarat menurut versinya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara adidaya. Kemudian terkait demokrasi dan penyampaian pendapat yang menurutnya harus dinarasikan dengan baik.
Setelah mengikuti Salat Tarawih, Ridwan Kamil keluar melalui pintu belakang Masjid. Saat itu tampak ada ratusan milenial yang sebagian besar mahasiswa menyerbu untuk meminta foto bersama. Ridwan Kamil bahkan harus dikawal ketat untuk dapat masuk ke mobilnya. Beberapa di antaranya ada meneriakkan tentang 2024.
Saat diwawancara wartawan, Kang Emil menegaskan kesiapannya berpasangan dengan siapa pun pada Pilpres mendatang. Karena dalam berpolitik tidak ada pasangan yang sepenuhnya dapat direncanakan. Ia mengibaratkan dengan kalimat harus berani menikahi dahulu baru kemudian mencintai.
Baca juga: Warganet Kaget Baca Tema & Pembicara Tarawih di UGM, Warganet: Finally, Sarjana Tarawih
“Dalam politik dijodohkan dengan siapa saja harus siap, karena pengalaman jarang ada pengantin politik bisa memilih sendiri jodohnya, jadi menikah dulu baru mencintai. Orang kaya saya harus berani mencintai setelah menikahi,” ucapnya.
Sebelum ke Masjid Kampus UGM, Ridwan Kamil sempat bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah di Kantor PP Jalan Cik Ditiro, Kota Jogja. Ia memastikan pertemuan tersebut meminta doa dan membicarakan soal salah satu rumah sakit milik Muhammadiyah yang berada di Kabupaten Bandung.
“Bertemu Pak Haedar, minta doa, masak ke Jogja enggak mampir PP Muhammadiyah, ya enggak afdal. Kebetulan pak Haedar ini bikin rumah sakit di kampung halamannya di kabupaten Bandung. Saya sebagai Gubernur mau membantu keberhasilan rumah sakit di sana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
Izan Guevara dipastikan naik ke MotoGP 2027 bersama Prima Pramac Yamaha, menyusul Daniel Holgado dan David Alonso.
Astra Motor Safety Riding Center Jogja membekali 45 mahasiswa UNY dengan edukasi safety riding dan praktik berkendara aman.
Arie Sujito meminta pemerintah membenahi kebijakan setelah aksi demonstrasi. Ia menyoroti krisis ekonomi, politik, hukum, dan ketidakpercayaan publik.
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.