Advertisement

Sukses Hadapi Geng Motor, Ini Saran Ridwan Kamil untuk Atasi Klithih

Catur Dwi Janati
Rabu, 06 April 2022 - 16:37 WIB
Budi Cahyana
Sukses Hadapi Geng Motor, Ini Saran Ridwan Kamil untuk Atasi Klithih Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam kunjungannya ke rumah Butet Kertaradjasa pada Rabu (6/4/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam kunjungannya ke Jogja memberikan saran untuk mengatasi kekerasan jalanan atau lazim disebut sebagai klithih.

BACA JUGA: Jogja Betah Berada di Trending Topic Twitter Pasca Kasus Klithih

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Ridwan Kamil belajar dari pengalamannya mengatasi geng motor yang ada di Bandung maupun Jawa Barat.

Dalam kunjungannya ke rumah Butet Kertaradjasa di Kasihan, Bantul, Rabu (6/4/2022), Ridwan Kamil menceritakan beberapa cara yang ia gunakan dalam mengatasi geng motor di Jawa Barat, salah satunya merangkul para geng. Para pimpinan dari kelompok tersebut dipanggil dan dirangkul lantas dapat disalurkan ke KNPI.

“Merangkul mereka [geng],” kata Ridwan Kamil.

Langkah yang kemudian dilakukan untuk mengatasi persoalan ini yakni mengadakan bootcamp. “Semuanya, tokoh-tokohnya dilatih oleh militer, diapakan-diapakan, akhirnya ada wawasan kebangsaan, wawasan ketertiban dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut Ridwan Kamil, perlu sebuah program pelatihan seperti bootcamp untuk mereka. “Direkrut, dilatih oleh institusi negara begitu. Pulang-pulang mungkin pemikirannya bisa lebih baik. Menurut saya bisa [diterapkan secara nasional]. Orang Indonesia pada dasarnya kadang-kadang butuh dirangkul saja. Jangan selalu kayak bola bekel gitu ya, makin dipantul, pantulannya makin keras, kalau dipelanin, kalau dirangkul, saya punya optimisme,” ujarnya.

Ridwan Kamil menyebut bila anak muda perlu dibikin sibuk dengan hal-hal yang positif.

“Bahasa gampangnya gini kalau dari saya, anak muda itu dibikin sibuk gitu aja. Tapi sibuk yang positif sehingga enggak ada waktu untuk mikir yang macam-macam,” ujar dia.

BACA JUGA: Ribut-Ribut Istilah Klithih, JCW: Penanganan & Pencegahan Harusnya Jadi Perhatian

Seniman Jogja, Butet Kertaradjasa, berpendapat klithih juga dapat diatasi dengan pendekatan budaya. Butet menilai tempat bertumbuhnya komunitas seni yang difasilitasi melalui Dana Keistimewaan harus diperbanyak.

Butet mencontohkan dirinya yang sejak muda telah mengenal dunia seni. “Kayak saya ini, remaja sudah berkesenian. Menyelematkan hidup saya karena jalan kebudayaan,” ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kantor Pemkot Magelang Dipasang Logo TNI, Wali Kota Minta Tinjau Ulang

News
| Sabtu, 04 Februari 2023, 12:37 WIB

Advertisement

alt

Kemegahan Desa Wisata Karangrejo Borobudur Menyimpan Kisah Menarik Bersama Ganjar

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement