Advertisement

Soal PTM 100%, Pemkab Tak Mau Paksa Sekolah

Ujang Hasanudin
Rabu, 06 April 2022 - 16:47 WIB
Arief Junianto
Soal PTM 100%, Pemkab Tak Mau Paksa Sekolah Siswa SMKN 1 Bantul mulai menjalani pembelajaran tatap muka terbatas dengan serangkaian prokes ketat mulai Senin (19/4/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul tidak akan memaksakan semua sekolah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PTM) Level 3 di DIY ini.

“Saya akan tawarkan nanti kepada masing-masing sekolah. Yang jelas tidak akan serentak PTM 100 persen, tergantung kesiapan sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko, Rabu (6/4/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Terlebih, kata dia, saat ini masih dalam kondisi PPKM Level 3, artinya masih ada penularan Covid-19 di Bantul meski kasusnya sudah mulai menurun dari hari ke hari. Selain itu saat ini juga dalam suasana Ramadan sehingga sudah ada jam khusus PTM selama Ramadan atau pengurangan jam pelajaran.

BACA JUGA: Polisi Bantul Amankan 7 Remaja yang Akan Perang Sarung

Menurut Isdarmoko, selama Ramadan tanpa ada Covid-19 pun PTM sudah khusus atau sudah ringan karena dikurangi jam mata pelajarannya. Jam kerja untuk sistem lima hari sekolah selama Ramadan untuk Senin-Kamis dimulai pukul 07.00-14.00 WIB, Jumat pukul 07.00-11.30 WIB.

Sementara jam kerja untuk sekolah yang menerapkan enam hari kerja Senin-Kamis dimulai pukul 07.00-13.00 WIB; Jumat 07.00-11.00 WIB; dan Sabtu 07.00-11.30 WIB.

“Untuk kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan PTM terbatas 50 persen. Durasi jam pelajaran maksimal 30 menit yang disesuaikan dengan jenjang masing-masing. Pembelajaran semua dimulai pukul 07.00 WIB,” kata Isdarmoko.

BACA JUGA: Bermula dari Saling Tantang Perang Sarung, Awal Mula Pecah Tawuran di Bantul

Tidak hanya itu khusus untuk SMP, pekan depan juga akan menjalani ujian sekolah untuk kelas III (kelas IX), sehingga untk kelas VII-VIII dipastikan libur atau belajar dengan jarak jauh karena ruangannya digunakan untuk ujian sekolah.

Namun demikian pihaknya masih akan mengevaluasi dan mengikuti perkembangan penularan Covid-19 di Bantul. Meskipun secara umu, kata dia, semua sekolah di Bantul termasuk SD sudah siap menjalankan PTM 100%. Namun pembelajaran di masa pandemi ini sesuai instruksi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) harus mengedepankan keselamatan siswa, tenaga kependidikan, dan orang tua siswa.

Sehingga PTM harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. “Saat ini PTM di semua sekolah di Bantul masih 50 persen,” ucap Isdarmoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Update Gempa Turki: 1.504 Orang Dilaporkan Tewas, 592 di Antaranya di Suriah

News
| Senin, 06 Februari 2023, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement