Advertisement

Ini Angka Prediksi Lonjakan Penumpang di Bandara YIA Selama Libur Lebaran

Hafit Yudi Suprobo
Jum'at, 08 April 2022 - 19:07 WIB
Budi Cahyana
Ini Angka Prediksi Lonjakan Penumpang di Bandara YIA Selama Libur Lebaran Ruang tunggu Bandara YIA di Kulonprogo, Kamis (6/1/2022). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—PT Angkasa Pura I Persero, perusahaan pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), memprediksi lonjakan penumpang menjelang libur Lebaran 2022 tidak melebihi angka 10.000.

BACA JUGA: Pesantren Kilat Milenial Ajak Belajar Agama Secara Utuh

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

PTS General Manager YIA Agus Pandu Purnama mengatakan penumpang saat libur Lebaran diprediksi melonjak di Bandara YIA yang kini masuk dalam daftar pintu masuk internasional.

“Lonjakan penumpang menjelang Lebaran pasti terjadi, namun prediksi kami masih di bawah 10.000 penumpang,” ujar Agus Pandu, Jumat (8/4/2022).

PT Angkasa Pura I (persero) dan PT Angkasa Pura II (persero) mulai mengimplementasikan aturan perjalanan udara terbaru pada 5 April 2022.

Hal tersebut merujuk pada SE Kementerian Perhubungan RI No.36/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

Menurut Agus Pandu, penerapan SE terbaru langsung memberikan dampak bagi bandara YIA. Penurunan jumlah penumpang per hari terjadi imbas penerapan SE terbaru dari Kemenhub.

“Sejak SE terbaru dikeluarkan adanya persyaratan antigen bagi penumpang yang belum vaksin booster, traffic dan jumlah penumpang mengalami penurunan sangat drastis. Dari rata-rata 5.000 pax per hari turun menjadi 3.000 pax per hari,” ucap Agus Pandu.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi sebelumnya mengatakan SE Kementerian Perhubungan No.36/2022 mewajibkan transportasi udara mengikuti sejumlah ketentuan.

Pertama, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test Antigen.

BACA JUGA: Laju Ekonomi Gunungkidul Hanya Kalah dari Sleman

“Sementara bagi PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (5/4/2022).

Bagi PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, mereka wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ingin Temui Megawati, Surya Paloh: Kita Kasih Kode-Kode Dulu

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 16:17 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement