Cerita Lengkap Dibalik Foto Viral Messi Mandikan Yamal di 2007
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal. Foto saat Messi memandikan Yamal pada 2007 kembali viral.
Salah satu pemateri memaparkan materi dalam diskusi daring di Kota Jogja bertajuk Minyak Kelapa, Solusi Tepat saat Minyak Langka. /Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA--Besarnya potensi kelapa ternyata belum dimaksimalkan pengolahannya. Produk hasil pertanian ini bisa diolah menjadi minyak goreng yang mudah dan murah sebagai pengganti minyak goreng sawit yang saat ini langka. Hal ini dibahas dalam Millennial Agriculture Forum (MAF) secara daring.
Praktisi dari Pengolahan Kelapa Terpadu Arif Nur Wahyudi menilai kelangkaan minyak sawit sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan karena ada minyak kelapa. Bahkan minyak kelapa bisa diproduksi secara mandiri, tetapi kadang masyarakat malas untuk memulainya karena terbiasa dengan kemudahan membeli minyak sawit.
Padahal minyak kelapa sangat mudah dan murah diproduksi serta bahan baku bisa ditemukan di sekitar kita. Karena Indonesia termasuk penghasil kelapa terbesar di dunia dengan jumlah kebun di atas 90% adalah milik petani dan baru sekitar 50% yang hasil panennya terolah. Adapun produksi kelapa per tahun saat ini baru mencapai 18 juta ton.
"Kalau untuk mengganti minyak goreng yang saat ini sedang heboh, kalau diganti dengan produk minyak kelapa itu sangat bisa memenuhi kebutuhan minimal lokal. Tetapi jarang sekali di daerah penghasil kelapa itu masyarakatnya memproduksi minyak kelapa, seperti di Purworejo, Kebumen," katanya dalam diskusi Minyak Kelapa, Solusi Tepat saat Minyak Langka yang dipantau melalui Youtube, Senin (11/4/2022).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Profesor Dedi Nursyamsi menambahkan perubahan iklim saat ini sudah mempengaruhi produksi pangan dunia. Negara besar rata-rata mengalami penurunan produksi antara 10% hingga 30%. Oleh karena itu harus solutif dalam merespons bentuk kelangkaan pangan salah satunya melalui diversifikasi pangan. Salah satunya mengganti minyak goreng sawit menjadi minyak goreng kelapa. Cara ini sekaligus untuk membentuk ketahanan pangan di level nasional.
"Kita harus genjot produktivitas dan produksi pangan serta melakukan diversifikasi pangan lokal. Misalnya mengganti kedelai dengan koro pedang, daging sapi dengan daging ayam dan diversifikasi minyak goreng sawit dengan minyak kelapa,” katanya.
Menurutnya dalam berbagai kesempatan Mentan Syahrul Yasin Limpo sudah mengingatkan bahwa pandemi Covid 19 dan perubahan iklim menjadi tantangan terbesar bidang pertanian dalam memenuhi pangan nasional karena FAO pun sudah mengingatkan terkait krisis pangan ini.
Direktur Polbangtan Yogyakarta Bambang Sudarmanto menyatakan saat ini bukan saatnya insan pertanian turut berpolemik dengan berkutat pada isu yang beredar, namun harus ikut melakukan upaya optimalisasi sumber daya alam yang dimiliki. Menurutnya kemandirian pangan bisa diciptakan dengan memaksimalkan hasil pertanian lokal seperti halnya memanfaatkan minyak kelapa. "Kolaborasi antara akademisi, praktisi dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkannya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal. Foto saat Messi memandikan Yamal pada 2007 kembali viral.
Gempa magnitudo 5,5 mengguncang Peru tengah, menewaskan lima orang dan melukai 20 lainnya. Simak kronologi dan dampaknya.
Data desil DTSEN memengaruhi penerima bansos Juli 2026. Simak pengertian desil, pembagiannya, dan cara mengajukan perubahan data.
Ribuan suporter memadati Teras Malioboro untuk nobar final Piala Dunia 2026. Spanyol memastikan gelar juara usai mengalahkan Argentina 1-0.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 20 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Jogja, Jakarta, Bandung, dan sejumlah kota lain pada Senin. Simak rincian lengkapnya.