Advertisement

Ini Jalur Alternatif di Sleman yang Disiapkan Saat Mudik Lebaran

Lugas Subarkah
Senin, 11 April 2022 - 19:57 WIB
Budi Cahyana
Ini Jalur Alternatif di Sleman yang Disiapkan Saat Mudik Lebaran Jalur alternatif di Tempel-Pakem-Cangkringan pada Jumat (7/5/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memprediksi libur Lebaran tahun ini akan jauh lebih ramai dibandingkan dengan tahun sebelumnya lantaran sudah tidak ada pembatasan bagi pemudik. Jalur alternatif sudah disiapkan. 28 April diperkirakan menjadi puncak arus mudik.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Ini Dua Jalan di Bantul yang Diprediksi Sangat Padat

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Sleman, Marjana, menjelaskan jawatannya akan mendirikan posko penjagaan di lapangan Denggung, Kapanewon Sleman dan menjaga arus mudik maupun arus balik mulai 25 April hingga 10 Mei.

“Keran mudik dibuka seluas-luasnya, sehingga diprediksi bisa membludak. Utamanya di ruas jalan utama, di Tempel, Sleman sampai Jogja, itu utara. Arah timur dari Prambanan, dari barat dari Wates hingga Kogja,” ujarnya, Senin (11/4/2022).

Dishub Sleman sudah menyiapkan sejumlah jalur alternatif sebagai pengalihan arus. Dari arah utara, jalur alternatifnya Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan-Prambanan. Dari arah barat alternatifnya Godean-Tempel-Mlati. “Lalu dari Prambanan bisa ke jalan Piyungan, tidak lagi ke Adisutjipto. Itu untuk memecah arus,” kata dia.

Puncak arus mudik diprediksi jatuh pada 28 April, karena pada 29 April sudah mulai cuti bersama dan libur lebaran hingga 8 Mei. Setelah memasuki cuti dan libur, kepadatan arus diprediksi akan beralih ke jalur-jalur wisata, terutama Kaliurang dan Breksi. “Kami juga antisipasi Kaliurang dan Breksi,” ungkapnya.

Dishub Sleman sudah berkoordinasi dengan Pemda DIY dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman untuk memantau jalan yang rusak dan kurang penerangan.

BACA JUGA: Menunggu Beduk Magrib sembari Menyaksikan Lalu Lalang Pesawat Terbang

Dari hasil koordinasi tersebut, perbaikan jalan-jalan berlubang akan selesai sebelum 25 April. “Tapi hanya pemeliharaan. DPUPKP sudah siap kalau ada lubang atau yang agak rusak tapi tidak terlalu berat,” katanya.

Kepala DPUPKP Sleman, Taufiq Wahyudi, menuturkan saat ini tidak ada perbaikan besar yang dilakukan di ruas-ruas jalan di Sleman, tetapi hanya pemeliharaan rutin. “Lokasinya menyebar,” ungkapnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Akan Tetapkan Vaksin Booster Berbayar Rp100.000

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 19:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement