3.325 P3K Paruh Waktu Bantul Diperpanjang, 10 Tak Lagi Kontrak
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (kiri) menyerahkan pigura burung garuda dalam pengukuhan kampung Pancasila di Panembahan, Keraton, belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pengukuhan Kampung Pancasila di sejumlah wilayah di Kota Jogja diharapkan mampu menginspirasi warga untuk menerapkan kelima sila yang menjadi nilai kehidupan berbangsa dan bernegara. Kampung Pancasila diminta hadir untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Sedang Tren Perang Sarung di Gunungkidul, 21 Pelaku Ditangkap Polisi
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan kampung Pancasila hendaknya mampu menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera melalui semangat dalam membangun negeri. “Tidak ada konflik yang berkaitan dengan keadilan sosial. Semuanya adem ayem tentrem. Guyub rukun gayeng, semua bersemangat membangun negeri,” kata Haryadi dalam pengukuhan Kampung Pancasila di Panembahan, Keraton, belum lama ini.
Pencanangan Kampung Pancasila ditandai dengan pemukulan gong oleh Komandan Kodim 0734 Kota Jogja yang didampingi oleh Wali Kota Jogja dan Kapolresta Jogja. Kemudian burung merpati dilepaskan di lokasi itu.
Haryadi menyampaikan agar Mantri Pamong Praja beserta jajaran Forum Komunikaksi Pimpinan Kemantren bisa mengajak anak indekos untuk bisa berbaur di masyarakat dengan melakukan kegiatan kemasyarakatan seperti siskamling dan kerja bakti.
“Hal ini tentu sebagai upaya penerapan sila persatuan Indonesia dengan semangat gotong royong bersama-sama menjaga lingkungan,” katanya.
Komandan Kodim 0734 Kota Jogja, Letkol. Inf. Arif Harianto, mengatakan pembentukan Kampung Pancasila dilakukan karena rasa prihatin atas menurunnya pemahaman Pancasila di masyarakat. Bahkan ada generasi muda yang sudah tidak hapal Pancasila.
“Kondisi tersebut sangat memprihatinkan sehingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurahman berinisiatif mengembangkan program kegiatan Kampung Pancasila dengan mengintruksikan jajarannya agar membentuk Kampung Pancasila,” kata Arif
BACA JUGA: Kekerasan Merajalela! Sultan Siapkan Tempat Penampungan Anak Bermasalah di Pundong
Pencanangan Kampung Pancasila ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pencanangan semata, tetapi bisa menginspirasi warga dalam mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Saat ini, sejumlah kampung di masing-masing kemantren atau kecamatan di Kota Jogja telah dideklarasikan sebagai kampung Pancasila dan diharapkan dapat berkembang ke kampung lainnya sehingga semua kampung di Kota Jogja menjadi kampung Pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.
Fadli Zon berharap peserta IPCC 2026 membawa budaya Indonesia ke negara masing-masing setelah mengikuti residensi seni di Jogja selama 10 hari.
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter pada 15-18 Oktober 2026. Nelayan dan pelaku transportasi laut diminta waspada.
BSU Rp900.000 untuk pekerja periode Oktober–Desember 2026 belum memiliki syarat dan jadwal resmi. Simak kriteria sebelumnya dan cara cek BPJS Ketenagakerjaan.
KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dana kebencanaan BNPB. Penyidik menyita uang Rp3,3 miliar dan aset lainnya.
Perumda Aneka Usaha Kulon Progo mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui Manunggal Fair 2026 yang mencatat perputaran uang sekitar Rp7 miliar