Malaysia Bidik Pasar Wisata Medis Indonesia
MHX Jogja 2026 merupakan bagian dari strategi MHTC untuk mendekatkan ekosistem layanan kesehatan Malaysia kepada masyarakat Indonesia.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (kiri) menyerahkan pigura burung garuda dalam pengukuhan kampung Pancasila di Panembahan, Keraton, belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pengukuhan Kampung Pancasila di sejumlah wilayah di Kota Jogja diharapkan mampu menginspirasi warga untuk menerapkan kelima sila yang menjadi nilai kehidupan berbangsa dan bernegara. Kampung Pancasila diminta hadir untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Sedang Tren Perang Sarung di Gunungkidul, 21 Pelaku Ditangkap Polisi
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan kampung Pancasila hendaknya mampu menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera melalui semangat dalam membangun negeri. “Tidak ada konflik yang berkaitan dengan keadilan sosial. Semuanya adem ayem tentrem. Guyub rukun gayeng, semua bersemangat membangun negeri,” kata Haryadi dalam pengukuhan Kampung Pancasila di Panembahan, Keraton, belum lama ini.
Pencanangan Kampung Pancasila ditandai dengan pemukulan gong oleh Komandan Kodim 0734 Kota Jogja yang didampingi oleh Wali Kota Jogja dan Kapolresta Jogja. Kemudian burung merpati dilepaskan di lokasi itu.
Haryadi menyampaikan agar Mantri Pamong Praja beserta jajaran Forum Komunikaksi Pimpinan Kemantren bisa mengajak anak indekos untuk bisa berbaur di masyarakat dengan melakukan kegiatan kemasyarakatan seperti siskamling dan kerja bakti.
“Hal ini tentu sebagai upaya penerapan sila persatuan Indonesia dengan semangat gotong royong bersama-sama menjaga lingkungan,” katanya.
Komandan Kodim 0734 Kota Jogja, Letkol. Inf. Arif Harianto, mengatakan pembentukan Kampung Pancasila dilakukan karena rasa prihatin atas menurunnya pemahaman Pancasila di masyarakat. Bahkan ada generasi muda yang sudah tidak hapal Pancasila.
“Kondisi tersebut sangat memprihatinkan sehingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurahman berinisiatif mengembangkan program kegiatan Kampung Pancasila dengan mengintruksikan jajarannya agar membentuk Kampung Pancasila,” kata Arif
BACA JUGA: Kekerasan Merajalela! Sultan Siapkan Tempat Penampungan Anak Bermasalah di Pundong
Pencanangan Kampung Pancasila ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pencanangan semata, tetapi bisa menginspirasi warga dalam mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Saat ini, sejumlah kampung di masing-masing kemantren atau kecamatan di Kota Jogja telah dideklarasikan sebagai kampung Pancasila dan diharapkan dapat berkembang ke kampung lainnya sehingga semua kampung di Kota Jogja menjadi kampung Pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MHX Jogja 2026 merupakan bagian dari strategi MHTC untuk mendekatkan ekosistem layanan kesehatan Malaysia kepada masyarakat Indonesia.
Prabowo menargetkan NTT hijau kembali dalam 10 tahun lewat penghijauan, permaculture, nursery, desalinasi, dan pengembangan lahan pangan.
Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup total akibat kebakaran hutan di Blok Ranu Kembang. Akses Malang-Lumajang dan Ranu Regulo tetap dibuka.
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Layanan Trans Jogja di Terminal Giwangan pindah ke ruang tunggu baru mulai 27 Agustus 2026. Simak lokasi, rute, jam operasional, dan tarifnya.
WNA Australia BA diamankan Polres Badung usai diduga berbuat asusila di depan rumah warga. Aksinya viral di media sosial.