Advertisement

Mulai Tahun Ini! Pancasila Bakal Jadi Pelajaran Baru di Sekolah DIY

Sunartono
Rabu, 13 April 2022 - 16:37 WIB
Bhekti Suryani
Mulai Tahun Ini! Pancasila Bakal Jadi Pelajaran Baru di Sekolah DIY Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan para siswa akan mendapatkan mata pelajaran baru bernama Pancasila pada tahun ajaran 2022/2023 mendatang. Kebijakan ini menyusul diterbitkannya PP No.4/2022 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan dengan adanya PP No.4/2022 tersebut maka DIY akan mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat. Pancasila akan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah selain Bahasa Indonesia.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Sebagaimana tertuang di PP No.4/2022 disebutkan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat 11 mata pelajaran, salah satunya Pancasila. Adapun Kewarganegaraan tertuang dalam mapel tersendiri.

BACA JUGA: Ilmuwan Israel Klaim Temukan Suplemen dari Buah untuk Cegah Virus

"Tentu kami akan menyesuaikan dengan kebijakan pusat terkait mata pelajaran Pancasila ini," katanya, Rabu (13/4/2022).

Sebagai persiapan akan mengembangkan model simulasi. Selain itu pembelajaran Pancasila akan menyesuaikan dengan ketentuan yang ada di PPNo.4/2022 serta dikombinasikan dengan Perda No.1/2022 tentang pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan.

"Tentunya ini akan diberlakukan pada tahun ajaran baru [2022/2023] karena di PP sudah muncul juga arahan," katanya.

Didik menegaskan nama mata pelajaran tersebut asalah Pancasila dan akan berdiri sendiri sebagai mata pelajaran baru di sekolah. Terkait kesiapan materi, DIY masih menunggu arahan dari Kemendikbud untuk diterbitkannya buku paket maupun buku petunjuk sehingga daerah bisa mengembangkan kurikulum tersebut.

"Soal buku paket ini kami menunggu dari pusat barangkali ada guidance untuk daerah," ucapnya.

Ia menilai penambahan satu mapel baru itu diperkirakan tidak menjadi beban siswa maupun guru. Karena intensitasnya tidak terlalu banyak serta materinya relatif ringan. Selain itu Pancasila sebenarnya sudah banyak namun jadi satu dengan PPKN.

"Saya kira tidak jadi beban, karena sebelumnya pancasila juga sudah masuk di mata pelajaran meskipun dicampur Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jadi sebenarnya pancasila ini sudah diberikan, nanti di tahun ajaran baru terpisah menjadi mapel sendiri," ujarnya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menilai dimasukkannya Pancasila sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri harus disambut baik. Melalui kebijakan ini harapannya para siswa bisa lebih banyak memahami dan mengamalkan pancasila.

"Ini perlu kita sambut gembira, meskipun sebenarnya Pancasila ini setiap tahun pasti diajarkan bersamaan dengan PPKN," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bappenas Apresiasi Ganjar Pranowo terkait Penyusunan RPD dan RKPD

News
| Sabtu, 04 Februari 2023, 09:37 WIB

Advertisement

alt

Pemugaran Candi Perwara Prambanan Bakal Tambah Daya Tarik Wisatawan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement