Advertisement

14 April, Umat Kristiani Rayakan Kamis Putih. Ini Maknanya...

Bernadheta Dian Saraswati
Kamis, 14 April 2022 - 10:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
14 April, Umat Kristiani Rayakan Kamis Putih. Ini Maknanya... Ilustrasi - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Pada Kamis 14 April 2022 umat Kristiani merayakan Kamis Putih. Kamis Putih masuk dalam tiga perayaan besar Tri Hari Suci yaitu kamis Putih, Jumat Agung, dan Malam Paskah.

Umat Katolik dan juga umat Kristen Protestan akan merayakan Kamis Putih di gereja masing-masing. Pastur dan pendeta akan memimpin perayaan sakral yang dilaksanakan setiap tahun ini.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Tagar Kamis Putih trending di jagat Twitter. Ribuan pengguna akun ramai-ramai mencuitkan seputar Kamis Putih. Ada yang mengucapkan selamat, ada pula yang bercerita seputar makna Kamis Putih.

""Hari ini sudah Kamis Putih bagian Triharisuci; Berdoa untuk Perdamaian duni," cuit @MANIHARSITUMO16.

"Selamat Merayakan Pekan Tri Hari Suci, Kamis Putih-Jumat Agung-Minggu Paskah 14-17 April 2022," tulis @Lucky_HS.

Baca juga: Pesantren Kilat Milenial Ajak Belajar Agama Secara Utuh

"Selamat memasuki perayaan Trihari Suci untuk kawan-kawa katolik. Selamat merayakan kamis putih untuk malam nanti. Tuhan memberkati," tulis @ZuAndreas.

Dikutip dari Wikipedia, Kamis Putih adalah hari Kamis sebelum Paskah. Pada Hari Raya Pekan Suci ini umat Kristen mempunyai tradisi memperingati Perjamuan malam terakhir yang dipimpin oleh Yesus.

Kamis Putih adalah salah satu hari terpenting dalam kalender Gereja. Kamis Putih adalah hari pertama dari hari raya Paskah, yang dimulai pada pukul 18.00 atau enam sore. Hari Kamis Putih ini juga disebut Kamis Suci.

Ritual Perjamuan Malam setelah ini pada setiap misa atau kebaktian diperingati sebagai perayaan Ekaristi atau Perjamuan Kudus. Pada misa Kamis Putih, pastur mencuci kaki umat sebagai peringatan Yesus yang mencuci kaki para muridnya dalam perjamuan terakhir, pelayanan Yesus di dunia sebelum kematianNya.

Namun di masa pandemi Covid-19, ritual mencuci kaki tidak dilaksanakan oleh beberapa gereja Katolik. Pihak gereja mengembalikan kepada keluarga untuk melakukannya di rumah. Antaranggota keluarga diminta untuk saling membasuh kaki sebagai wujud pelayanan dan cinta kasih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Twitter, Wikipedia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Per 1 Februari 2023

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 01:17 WIB

Advertisement

alt

Ini Nih... Wisata di Solo yang Instagramable, Ada yang di Dalam Pasar!

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement