Pengelola Objek Wisata Antisipasi Lonjakan Wisatawan hingga Kecelakaan

Objek wisata Watu Goyang, Mangunan, Dlingo, Selasa (5/3/2019). Kawasan inilah yang akan dibangun reatoran desa tahun ini dengan anggaran mencapai Rp800 juta. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
03 Mei 2022 15:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pengelola objek wisata sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder untuk menyambut wisatawan saat libur Lebaran. Ketua Koperasi Notowono yang mengelola sejumlah objek wisata di Kapanewon Dlingo, Bantul, Purwo Harsono, menyatakan bahwa semua destinasi wisata tersebut siap menerima kunjungan wisata selama libur Lebaran. “Kami akan fokus agar pemudik benar-benar dapat menikmati suasana alam. Wisata alam cenderung aman, karena selama ini hampir tidak ada penularan Covid-19 di wisata alam, harapannya itu jadi pilihan,” ujarnya, Selasa (3/5/2022).

Namun ketika nanti terjadi lonjakan wisatawan, pihaknya telah bekerja sama dengan Polres Bantul, Dinas Perhubungan, Bina Marga, Satpol PP dan Dinas Kesehatan untuk bersama menangani berbagai masalah yang dimungkinkan timbul selama libur Lebaran.

Termasuk dalam hal penerapan protokol kesehatan dan menangani potensi bahaya di jalan, seperti yang sebelumnya pernah terjadi kecelakaan bus pariwisata di Bukit Bego jalan Imogiri-Dlingo. Pria yang akrab disapa Ipung ini menyatakan bahwa bersama stakeholder terkait dibantu sukarelawan pihaknya akan mendirikan posko induk di simpang tiga Mangunan dan pos pendukung di Pinus Sari dan Watu Goyang. Pos-pos tersebut aktif sejak H-3 sampai H+7 Lebaran.

“Kami juga ada 28 personel yang disebar di beberapa titik yang bertugas untuk mengganjal ban. Termasuk membuat imbauan jangan lewat jalur Cinomati, oper gigi kecil, sekaligus kita cetak stiker yang langsung ditempel yang isinya setiap turunan harus oper gigi kecil,” kata Ipung.