Pilur Gunungkidul 2026, 31 Kalurahan Segera Bentuk Panitia Pemilihan
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Pemandangan Pantai Kukup dari kejauhan yang terlihat dari bibir Pantai Mesra, Gunungkidul./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat kunjungan wisata selama libur Lebaran sebanyak 257.451 jiwa. Jumlah kunjungan ini masih didominasi kawasan pantai yang mencapai 90%, sedangkan sisanya sebanyak 10% pengunjung berwisata ke nonpantai seperti susur sungai, susur gua hingga menikmati keindahan alam pengunungan seperti Gunung Api Purba Nglanggeran atau Gunung Ireng di Kapanewon Patuk.
Kepala Dispar Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, wisata pantai masih menjadi paling dominan untuk kunjungan wisata. Pasalnya, dari data jumlah kunjungan sebanyak 257.451 pengunjung saat Lebaran, 90% datang ke kawasan pantai mulai dari ujung di Kapanewon Girisubo hingga Purwosari.
“Belum ada pergeseran karena kunjungan wisata nonpantai masih di kisaran 10 persen dari total wisatawan yang datang ke Gunungkidul,” kata Aldian, Senin (9/5/2022).
BACA JUGA: Harga Tiket Bus di Wonosari Ikut Naik
Menurut dia, belum meratanya kunjungan wisata merupakan pekerjaan yang harus diselesaikan oleh instansinya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengenalkan potensi wisata nonpantai khususnya yang berada di sisi utara Gunungkidul.
Langkah yang ditempuh selain mengenalkan lewat media sosial dan pameran, juga ada upaya melalui travel agen. Pelaku jasa wisata diundang untuk berwisata ke objek nonpantai. Diharapkan kegiatan dapat mendongkrak kunjungan karena pelaku jasa wisata bisa memperkenalkan objek selain pantai yang ada di Bumi Handayani.
“Tentunya kami juga terus menyiapkan berbagai promosi agar destinasi wisata khususnya non pantai bisa lebih dikenal secara luas di masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Libur Lebaran, Pindul Dikunjungi 1.000 Wisatawan Setiap Hari
Disinggung mengenai jumlah pendapatan dari retribusi tiket masuk, Aldian mengakui selama libur lebaran mampu memasok Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp1,9 miliar. “Event Lebaran tidak hanya milik Pemkab Gunungkidul, karena dampak dari wisata juga dirasakan masyarakat yang menggerakan usaha di setiap destinasi yang ada,” katanya.
Penyedia jasa snorkeling di Pantai Nglambor di Kalurahan Purwodadi, Tepus, Aditya Putratama mengatakan, banyak pelaku wisata yang mendapatkan berkah dari libur Lebaran di tahun ini. pasalnya, dengan membludaknya kunjungan maka memperoleh pendapatan yang berlebih dari usaha yang dijalankan. “Saya bersuyukur karena ikut ketibanan rezeki,” katanya.
Dia berharap libur Lebaran bisa menjadi momen bangkitnya sektor pariwisata Gunungkidul yang sempat mati suri karena terdampak pandemi Corona. “Mudah-mudahan kondisi bisa segera pulih seperti sebelum terjadinya pandemi,” kata Adit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
PLN mengungkap kronologi blackout Sumatra yang dipicu gangguan transmisi di Jambi akibat cuaca buruk pada Jumat malam.
PSIM Jogja memperpanjang kontrak Jean-Paul Van Gastel karena dinilai sukses membangun filosofi permainan dan fondasi tim.
Prabowo memperluas proyek tambak produktif di Waingapu, Gorontalo, dan Pantura untuk memperkuat pangan dan membuka lapangan kerja.