Tiga Pasar Tradisional di Jogja Akan Direvitalisasi, Ini Daftarnya

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Senin, 30 Mei 2022 19:57 WIB
Tiga Pasar Tradisional di Jogja Akan Direvitalisasi, Ini Daftarnya

Salah satu pedagang telur di Pasar Kotagede tengah melayani pembeli, Senin (2/4/2018)./Harian Jogja-Dok.

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana merevitalisasi tiga pasar tradisional. Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Veronica Ambar, mengatakan tiga pasar tradisional itu yaitu Pasar Sentul, Pasar Kotagede, dan Pasar Terban.

“Tapi kami masih menunggu kepastiannya. Secara kajian teknis sudah kami lakukan. Apakah tahun 2023 akan kami lakukan pembangunan, kami masih menunggu juga,” kata Ambar, Senin (30/5/2022).

BACA JUGA: Hendak Direvitalisasi, Pasar Godean Pertahankan Situs Cagar Budaya & Akan Jadi Objek Wisata

“Untuk Pasar Sentul akan menggunaan dana keistimewaan.”

Untuk Pasar Terban, revitalisasi ini merespons adanya Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) yang saat ini sedang dibangun di sekitar Pasar Terban. Revitalisasi diperlukan agar ada keserasian bangunan yang sama-sama baru. “Memang masih dalam tahap rencana. Karena pandemi, pembangunan belum dapat dilaksanakan,” katanya.

BACA JUGA: Sempat Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 DIY, Ini Penyebabnya

Tidak hanya tiga pasar itu, ke depan juga akan ada pemeriksaan secara menyeluruh gedung Pasar Beringharjo. Sejak dibangun pada 1991, belum ada lagi revitalisasi. Sehingga perlu adanya pemeriksaan apakah ada unsur yang perlu diperbaiki atau sebagainya.

“Padahal sudah terdampak gempa dua kali. Sehingga secara struktur harus ada kajian lebih lanjut. Bukan hanya sekadar fasad tapi juga strukturnya. Karena orang yang berkegiatan di sana banyak sekali. Risiko juga tinggi. Kami sudah minta agar ada kajian dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman,” kata Ambar.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online