Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Foto ilustrasi. /Antara Foto-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul memastikan tidak ada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengundurkan diri. Dari 92 orang yang diterima, hingga sekarang masih menjalani masa percobaan selama satu tahun sebelum diangkat menjadi PNS.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, BKPPD Gunungkidul, Muhammad Farid mengatakan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS sudah diberikan kepada 92 peserta yang lolos seleksi di awal tahun ini. Para peserta juga sudah menjalani masa percobaan kerja di masing-masing organisasi perangkat daerah selama satu tahun.
“Masih dalam masa uji coba dan belum diangkat menjadi PNS,” kata Farid kepada Harianjogja.com, Jumat (3/6/2022).
BACA JUGA: Rusunawa Karangrejek Belum Terisi Penuh, DPUPRKP batal Bangun Rumah Susun Baru
Menurut dia, sebanyak 92 CPNS yang diterima tidak ada yang mengundurkan diri seperti di daerah lain. “Hingga sekarang belum ada dan kelihatannya memang tidak ada CPNS yang mengundurkan diri selama ini karena kebanyakan bisa diangkat menjadi PNS,” katanya.
Meski demikian, Farid tidak menampik segala kemungkinan masih bisa terjadi karena potensi mundurnya CPNS tetap ada. Dia mengatakan apabila ada yang berniat mengundurkan diri, maka akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
Prosedur tentang CPNS tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayaagunaan Aparaturn Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB) No.27/2021 dan Peraturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) No.14/2018.
“Kalau ada [CPNS yang mengundurkan diri], kami akan pelajari serta disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Termasuk kemungkinan adanya sanksi atas pengunduran tersebut,” katanya.
BACA JUGA: Ratusan CPNS Mundur Gegara Gaji Kecil, Berikut Daftar Gaji PNS
Kepala Bidang Mutasi, BKPPD Gunungkidul, Tugiran menambahkan, meski telah ditetapkan sebagai CPNS tak lantas langsung bisa diterima menjadi PNS.
Pasalnya, pegawai CPNS diwajibkan menjalani masa percobaan selama satu tahun. Selain itu, juga harus lolos dalam pendidikan dan pelatihan dasar sebagai CPNS. “Masa percobaan serta kelulusan dalam diklatsar menjadi elemen penting bagi CPNS untuk diangkat menjadi PNS secara tetap,” katanya.
Tugiran menjelaskan, untuk pelaksanaan diklatsar sedang dipersiapkan oleh tim di bidang formasi dan data pegawai. “Masih dipersiapkan dan pelaksanaan akan disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun. Nanti, setelah semua selesai maka bidang mutasi mempersiapkan untuk penerimaan SK menjadi PNS,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.