Peringati Hari Pancasila, PDIP DIY Instruksikan Kader Bantu Wong Cilik
PDI Perjuangan DIY memanfaatkan Hari Lahir Pancasila 2026 untuk menginstruksikan kader membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan menjaga gotong royong.
Perayaan Peh Cun 2022 di Pantai Parangtritis pada Jumat (3/6/2022)./Harian Jogja
BANTUL—Perayaan Peh Cun tahun 2022 kembali semarak. Digelar di kawasan Pantai Parangtritis, beragam pertunjukan budaya kembali ditampilkan pada perayaan Peh Cun 2022.
Ketua Pelaksana Perayaan Peh Cun 2022 Raynald Sumampouw menjelaskan pada perayaan tahun ini tidak ada tema khusus yang diusung. Namun nilai-nilai perjuangan selalu dibawa selama perayaan Peh Cun.
"Yang selalu dikenang dalam Peh Cun itu ada suatu peristiwa dimana seorang pejabat yang rela berkorban demi bangsa dan negaranya," terang Raynald pada Jumat (3/6/2022).
Di hari yang baik ini, Raynald menjelaskan bila warga memanjatkan doa untuk mengenang sang pahlawan. "Ada ritual-ritual yang syarat dengan makna dengan ketulusan kita melalui dupa dan ada sesajian sebagai wujud-wujud dari doa," ungkapnya.
"Ada penampilan kesenian, salah satunya kesenian tradisional khas kami ada samsie, ada barongsai tradisional, itu biasa kami gunakan ritual. Jadi untuk membersihkan tempat, macam-macam tujuannya," tambahnya.
Perayaan Peh Cun diceritakan Raynald bertetapan dengan posisi berdekatannya antara Matahari dan Bumi. Momen ini dipercayai menciptakan banyak berkah bagi masyarakat tionghoa.
"Ini adalah suatu hari dimana matahari dan bumi itu dekat. Jadi kalau menurut kepercayaan orang tionghoa, ini adalah hari dimana berkah dari langit sangat besar," ujarnya.
Posisi berdekatannya Matahari dan Bumi menurut kepercayaan menimbulkan daya tarik menarik yang besar, membuat telur bisa berdiri. Hal itu sesuai dengan salah satu tradisi yang digelar dalam Peh Cun yakni pendirian telur. "Ada fenomena telur bisa berdiri dan ada tradisi itu," tandasnya.
"Dipercayai kalu kita mendirikan telur itu, ketika berhasil hidup kita satu tahun ini akan diberkahi dan juga ketika telur yang lurus itu, kaya doa kita itu lurus. Jadi filosofinya biar hidup kita juga lurus," tuturnya.
Raynald yang tergabung dalam muda-mudi Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) mengaku sangat senang karena Peh Cun dapat kembali digelar meriah setelah dua tahun dilaksanakan penuh pembatasan. "Tahun ini kita mulai bangkit, semoga kedepannya tradisi-tradisi ini dapat berjalan seperti semestinya dan bakalan banyak dikenal masyarakat," tandasnya.
Ketua JCAC Tandean Harry Setyo menerangkan bila Peh Cun memeperingati kesetiaan dan kejujuran seorang pejabat menteri yang setia pada negaranya. "Kita mengambil sari kesetiaan itu dalam kita wujudkan dalam bentuk perayaan Peh Cun yang mendunia," ujarnya
"Kita berharap bahwa mulai detik ini kita akan menjadi lebih baik di dalam kehidupan, segelanya, baik dari kesejatan, kemakmuran, kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, negara, kedamaian dan segala sesuatunya yang sifatnya positif," ungkapnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memanfaatkan Hari Lahir Pancasila 2026 untuk menginstruksikan kader membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan menjaga gotong royong.
Daftar 10 negara dengan cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia. China masih dominan, sementara Brasil dan Australia terus mengejar.
BRIN meminta maaf setelah unggahan Hari Lahir Pancasila menampilkan Garuda Pancasila yang tidak sesuai ketentuan resmi.
15 ucapan selamat pulang haji penuh doa dan harapan haji mabrur untuk keluarga, sahabat, dan kerabat yang baru kembali dari Tanah Suci.
Krisis chip AI diperkirakan membuat pengiriman smartphone global anjlok 13,9% pada 2026. Apple dan Samsung dinilai paling siap bertahan.
Data BPS terbaru Februari 2026: NTT puncaki daftar provinsi dengan minat baca tertinggi di Indonesia. Simak daftar lengkap dan tips meningkatkan budaya literasi