Ekspor DIY Juli 2026 Capai US$50,64 Juta, Surplus Perdagangan US$37,43 Juta
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Siswa pulang sekolah di dekat Alun-alun Wates, Kulonprogo, Selasa (7/6/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo merencanakan jam pelajaran siswa akan berlaku penuh pada tahun ajaran baru nanti.
Kepala Dinas Disdikpora Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan tahun ajaran baru akan dimulai pada 11 Juli 2022 mendatang apabila tidak ada ketentuan baru dari Kementerian Pendidikan.
BACA JUGA: Cerita Penjual Masker di Jogja Gulung Tikar Begitu Pandemi Mereda
Menurutnya jam pelajaran siswa kembali berlaku normal baik secara durasi maupun jumlahnya.
“Untuk tahun ajaran baru nanti kami akan berlakukan jam pelajaran penuh,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Jumat (10/6/2022).
Dengan demikian ada delapan jam pelajaran dalam sehari dengan durasi 35 menit untuk siswa SD. Sementara siswa SMP dengan jumlah jam pelajaran yang sama tetapi durasinya 40 menit per pelajaran. Kegiatan luar ruangan juga akan berlaku penuh.
“Kegiatan outdoor seperti ekstrakurikuler dan olahraga bisa dilaksanakan secara penuh,” ucapnya.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan dalam waktu dekat Kementerian Kesehatan akan melakukan sero survei untuk mengukur titer antibodi pada masyarakat.
Sero survei akan dilakukan untuk semua kelompok umur dengan teknik sampling. Siswa diambil darahnya dan diperiksa antibodinya.
“Berdasarkan sero survei sebelumnya, anak-anak belum divaksin, antibodi mereka sudah cukup tinggi,” tuturnya.
BACA JUGA: Ini Strategi Rektor UGM Tuntaskan Kasus Kekerasan Seksual
Dia berharap pada sero survei berikutnya antibodi anak-anak tetap tinggi karena sudah disuntik vaksin.
“Bisa [sekolah full day] tapi tetap dengan pembatasan, kami selalu ikuti situasinya,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Proyek irigasi DI Tirtorejo, Berbah, Sleman, mencapai 98%. DPRD DIY meminta pembangunan segera selesai dan memberi manfaat bagi petani.
Kebakaran di Sleman melonjak saat musim kemarau. Hingga 14 September 2026 tercatat 61 kejadian, mayoritas merupakan kebakaran lahan.
Data PHK 2026 mencapai 53.490 pekerja hingga Agustus. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK terbanyak, mencapai 10.880 tenaga kerja.
Bank Jateng menjadi kandidat Prasasta Gala Awards 2026 kategori kontribusi bank pembangunan daerah bagi Jawa Tengah atas perannya mendukung pembangunan
Kasus dugaan pungli terhadap food truck Bolosego di Alkid Jogja masih didalami. Polisi belum menetapkan tersangka dan terus memeriksa saksi.