Lumbung Mataraman Ubah Lahan Terbatas Jadi Sumber Pangan
Lumbung Mataraman mendorong pemanfaatan pekarangan dan lahan belum tergarap untuk memperkuat pangan berbasis potensi lokal di DIY.
Siswa pulang sekolah di dekat Alun-alun Wates, Kulonprogo, Selasa (7/6/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo merencanakan jam pelajaran siswa akan berlaku penuh pada tahun ajaran baru nanti.
Kepala Dinas Disdikpora Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan tahun ajaran baru akan dimulai pada 11 Juli 2022 mendatang apabila tidak ada ketentuan baru dari Kementerian Pendidikan.
BACA JUGA: Cerita Penjual Masker di Jogja Gulung Tikar Begitu Pandemi Mereda
Menurutnya jam pelajaran siswa kembali berlaku normal baik secara durasi maupun jumlahnya.
“Untuk tahun ajaran baru nanti kami akan berlakukan jam pelajaran penuh,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Jumat (10/6/2022).
Dengan demikian ada delapan jam pelajaran dalam sehari dengan durasi 35 menit untuk siswa SD. Sementara siswa SMP dengan jumlah jam pelajaran yang sama tetapi durasinya 40 menit per pelajaran. Kegiatan luar ruangan juga akan berlaku penuh.
“Kegiatan outdoor seperti ekstrakurikuler dan olahraga bisa dilaksanakan secara penuh,” ucapnya.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan dalam waktu dekat Kementerian Kesehatan akan melakukan sero survei untuk mengukur titer antibodi pada masyarakat.
Sero survei akan dilakukan untuk semua kelompok umur dengan teknik sampling. Siswa diambil darahnya dan diperiksa antibodinya.
“Berdasarkan sero survei sebelumnya, anak-anak belum divaksin, antibodi mereka sudah cukup tinggi,” tuturnya.
BACA JUGA: Ini Strategi Rektor UGM Tuntaskan Kasus Kekerasan Seksual
Dia berharap pada sero survei berikutnya antibodi anak-anak tetap tinggi karena sudah disuntik vaksin.
“Bisa [sekolah full day] tapi tetap dengan pembatasan, kami selalu ikuti situasinya,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lumbung Mataraman mendorong pemanfaatan pekarangan dan lahan belum tergarap untuk memperkuat pangan berbasis potensi lokal di DIY.
Disdik Sleman mendampingi murid kelas V yang belum kembali sekolah setelah kasus penyerangan guru oleh wali murid. KPAD turut dilibatkan.
Tiga kambing di Jetis, Saptosari, Gunungkidul, ditemukan mati dengan bekas gigitan. Warga diimbau memindahkan kandang dekat rumah.
Kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 10,58 juta hingga Agustus 2026, tumbuh 5,38%. Perjalanan wisnus tercatat 842,15 juta.
BRI bersama Eastspring Investments Indonesia menghadirkan tiga reksa dana baru dengan minimum investasi Rp100.000 untuk memperluas pilihan investasi dan menduku
Wagub DIY Paku Alam X melepas 12 atlet SOIna ke Pesonas 2026 di Kupang. Atlet dan pendamping diminta menjaga kesehatan selama kompetisi.