638.000 Pekerja di DIY Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ahli Waris Didorong Mandiri
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
Petugas TRC BPBD Sleman memotong pohon beringin yang tumbang dan menimpa wahana Kora-Kora di Lapangan Denggung, Sleman, Senin (13/6/2022)-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebuah pohon beringin yang berada di Lapangan Denggung, Sleman, tumbang, Senin (13/6/2022) akibat hujan deras disertai angin kencang. Akar pohon beringin yang sudah keropos itu tumbang menimpa wahana permainan Kora-kora.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman Makwan mengatakan pohon berusia puluhan tahun itu tumbang sekitar pukul 12.50 WIB saat hujan deras turun disertai angin kecang. Pohon itu roboh karena tidak kuat menahan terpaan angin dan menimpa wahana mainan Kora-kora. "Untungnya tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Kondisi akar sudah lapuk," kata Makwan saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Makwan, pohon yang tumbang ini sebenarnya sudah dipangkas tetapi tumbuh lagi meskipun tidak terlalu tinggi. Namun karena kuatnya angin yang datang ditambah akar yang sudah lapuk, pohon tersebut pun tumbang. "Biasanya kan [pohon beringin] yang sudah tumbang ditanam lagi seperti yang sudah-sudah. Karena ini sudah tidak ada akarnya, kami rekomendasikan untuk tidak ditanam lagi," ujar Makwan.
Pengelola wahana pasar malam, Muhammad Mumtakhid Arif mengatakan kegiatan pasar malam di Denggung digelar untuk memperingati hari jadi Kabupaten Sleman ke-106. "Saat peristiwa terjadi, sebenarnya wahana sedang menunggu dibongkar. Sebab kegiatan pasar malam ini sudah selesai malam Minggu [12/6/2022] kemarin," ujarnya.
BACA JUGA: PPDB Kota Jogja: Masalah Kependudukan Paling Banyak Dikeluhkan
Selain menimpa wahana Kora-kora, kata Arif, pohon tersebut juga merusak tiga unit stand yang berada di sekitarnya. Hanya saja kerusakan paling parah dialami wahana Kora-kora. "Kejadian ini fenomena alam ya, Wallahualam kami tidak tahu bisa begini. Yang penting masih diberi keselamatan. Kalau kerugian untuk permainan ini ya kira-kira bisa di angka Rp 50-60 juta," katanya.
Saksi mata kejadian, Tanto, yang juga salah seroang pelaku pasar malam mengatakan saat itu ia beserta empat rekannya sedang beristirahat di tenda. Tenda yang terbuat dari terpal itu digunakan untuk beristirahat dan berdiri tidak jauh dari wahana Kora-kora. "Saat hujan deras dan angin kencang, tiba-tiba ada suara krek pohon beringin tumbang. Syukur saya dan teman-teman bisa menyelamatkan diri ke luar [tenda]," katanya.
Ia mengatakan, pohon besar tersebut merusak wahana Kora-Kora yang sedianya akan dibongkar. Sayangnya hujan disertai angin kencang lebih dulu datang sehingga mereka berteduh di dalam tenda. "Kami sebenarnya kemas-kemas mau pindah ke Salaman Magelang. Untung tidak ada yang terluka. Cuma kerugian material sekitar Rp80 juta," kata Tanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
Lazio memimpin klasemen Serie A setelah menang 6-2 atas Sassuolo. AS Roma bertahan di posisi ketiga, sedangkan Como naik ke peringkat keempat.
Pemkab Kulon Progo menambah alokasi lebih dari 700 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026 untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Labu menjadi simbol Halloween berkat tradisi Irlandia, legenda Stingy Jack, dan kebiasaan mengukir sayuran yang berkembang di Amerika Serikat.
Indomaret menyerahkan empat unit tenda UMKM kepada Pemkab Banyumas untuk mendukung kegiatan promosi produk lokal dan pengembangan usaha kecil.
Sembilan kambing milik warga Bohol, Rongkop, Gunungkidul, ditemukan mati dengan luka gigitan. Kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta.