Advertisement

FROZZ Ajak 100 Anak Yatim Piatu Nobar Satria Dewa Gatotkaca

Anisatul Umah
Jum'at, 24 Juni 2022 - 06:57 WIB
Sirojul Khafid
FROZZ Ajak 100 Anak Yatim Piatu Nobar Satria Dewa Gatotkaca Anak-anak dari Panti Asuhan Bina Insan Mandiri menonton film Satria Dewa Gatotkaca di Jogja City Mall, Sleman, Kamis (23/06/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—FROZZ mengajak 100 anak yatim piatu untuk nonton bareng (Nobar) film Satria Dewa Gatotkaca. Anak-anak dari Panti Asuhan Bina Insan Mandiri nampak antusias saat menonton film karya sutradara Hanung Bramantyo, di Jogja City Mall, Sleman, Kamis (23/06/2022).

Brand Manager FROZZ, Andreas Erwin, mengatakan melalui Nobar ini, harapannya anak-anak bisa mengadopsi nilai-nilai luhur dari Gatotkaca. Termasuk sikap cool Gatotkaca, ksatria yang tetap berpikir dingin dalam situasi apapun.

Sebagai salah satu sponsor dalam film, FROZZ berharap Nobar ini bisa memperluas kebahagian kepada anak-anak yatim piatu. Gatotkaca, kata Erwin, merupakan pahlawan Indonesia yang memiliki kisah legendaris.

BACA JUGA: Produksi Susu Sapi di Sleman Terimbas Wabah PMK

"Seperti diketahui, Gatotkaca memiliki karakter legendaris. Sosok berjiwa ksatria, pemberani, rendah hati, dan cool menghadapi situasi dan kondisi. Kami bangga jadi bagian film ini," ucapnya dalam konferensi pers, Kamis (23/06/2022).

Dia menjelaskan, pemilihan Jogja sebagai lokasi Nobar salah satunya karena proses pembuatan film dilakukan di Jogjakarta. Mulanya shooting film akan dilakukan di beberapa kota, namun terkendala pandemi Covid-19 dan perizinan.

"Gatotkaca mandiri, jujur, dan cool. Sehingga anak-anak tumbuh dengan berani, jagoan, cool. Menjadi jagoan tidak harus dengan kekerasan tapi bisa juga melalui kejujuran," ucapnya.

BACA JUGA: Masalah Klasik PPDB Sleman, Masih Ada Sekolah Negeri Kurang Pendaftar

Soal pemilihan Kota Jogja sebagai lokasi Nobar Group Brand Manager FROZZ, Suyono menyampaikan hal yang senada. Jogja menjadi istimewa karena proses shooting film banyak dilakukan di Jogja.

"Latar belakang Kota Jogja. Sutradara dari film adalah Hanung dan proses shooting banyak di Jogja. Jogja spesial dalam film dan shooting," tuturnya.

Advertisement

Salah satu anak asuh Panti Asuhan Bina Insan Mandiri, Dika Sulamtri, mengatakan karakter Gatotkaca mengajarkan agar anak muda tidak mudah emosi dan tetap mampu berfikir secara dingin. Menurutnya kepribadian Gatotkaca bisa menjadi teladan.

"Saya pikir kepribadian Gatotkaca ini bisa menjadi teladan bagi kami," ucapnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PPATK Blokir 60 Rekening ACT, Begini Respons Presiden Ibnu Khajar

News
| Kamis, 07 Juli 2022, 11:57 WIB

Advertisement

alt

Girls, Ini Tips Solo Travelling untuk Anda

Wisata
| Selasa, 05 Juli 2022, 16:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement