Demo Ojol Jogja Hari Ini, Berikut Ini Tuntutan Driver Online
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota Jogja diminta memperkuat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) untuk menekan laju kemiskinan yang sempat naik di 2021.Kenaikan itu disebabkan oleh Pandemi Covid-19.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Jogja, Indaruwanto Eko Cahyono menyatakan terkait dengan angka kemiskinan menjadi salah satu materi pandangan umum FPAN dalam rapat paripurna Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021 yang digelar pada Jumat (24/6/2022) lalu.
Oleh karena itu, dia menyarankan agar keberadaan TKPK sebagai salah satu instrumen penanganan kemiskinan agar lebih diperkuat.
"Karena peran TKPK ini sangat penting, kami minta agar diperkuat, sehingga berbagai program lebih banyak untuk menyasar keluarga miskin. Akibat pandemi ini angka kemiskinan naik ," katanya Minggu (26/6/2022).
Sebagaimana diketahui, angka kemiskinan di Kota Jogja pada 2020, 7,27% meningkat menjadi 7,69% di 2021.
Berdasarkan data Bappeda DIY, jumlah jumlah orang miskin di Kota Jogja pada 2020 sebanyak 31.620 jiwa, sedangkan 2021 menjadi 34.070 jiwa. Kenaikan ini sebenarnya terjadi di seluruh kabupaten di DIY.
Dia mengatakan dari hasil pengamatan di lapangan, didapati semakin banyak masyarakat yang mengajukan KMS untuk keperluan pendidikan. Hal ini lebih banyak terjadi saat pandemi. Meski demikian proses penentuan harus selektif dan objektif agar bisa tepat sasaran.
"Namun kami mengapresiasi capaian Kota Jogja yaitu capaian indeks pembangunan manusia (IPM) di angka 87,18 merupakan tertinggi di Indonesia," ujarnya.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi sepakat bahwa perlu ada penguatan di berbagai sektor penopang kemiskinan. Mengingat hampir semua daerah mengalami kenaikan angka akibat pandemi.
Salah satu sektor yang menurutnya perlu diperkuat adalah UMKM. Karena UMKM menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat dari level bawah.
"Kenaikan ini ada kaitan dengan pandemi Covid-19, oleh karena itu kami sepakat bahwa perlu ada penguatan untuk menanggulangi kemiskinan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.