Advertisement

Kembalikan Memori dari Sebuah Topi

Lajeng Padmaratri
Minggu, 26 Juni 2022 - 23:37 WIB
Budi Cahyana
Kembalikan Memori dari Sebuah Topi Herbudi saat mengikuti sebuah event dan membuka booth fast reshape topi. - Instagram/@yocapscare

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Berawal dari kegemarannya terhadap topi, seorang disjoki (DJ) asal Kota Jogja merintis sebuah usaha reparasi topi. Sudah ribuan topi ia kembalikan ke pemiliknya dalam kondisi “seperti baru”.

Dunia hiphop yang digeluti Herbudi Tri Prasetya tidak bisa dilepaskan dari kekhasan fesyen, salah satunya topi. Di kesehariannya, pria 39 tahun yang punya nama panggung DJ Paws ini sangat sering mengenakan topi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Tudung kepala ini seolah jadi barang wajib yang ia kenakan. Untuk itu, dia pun tak sembarangan mengenakannya. Selepas dipakai, ia jemur agar tidak berjamur. Tak lupa, ia cuci dan jaga agar warnanya tetap seperti baru.

Kegiatan merawat topi itu pun pernah ia unggah ke media sosial. Rupanya, teman-temannya banyak yang bertanya bagaimana caranya merawat topi ala DJ Paws.

Saking banyaknya teman yang juga punya kegemaran yang sama dalam memakai topi, dia pun terpikir untuk membuka jasa cuci dan reparasi topi.

"Aku senang hiphop dan melihat peluang banyak teman-teman hiphop yang pakai topi. Usaha cuci topi kayaknya enggak banyak saingannya, akhirnya kuteruskan jadi usaha," ujar Ipras, sapaan akrabnya, ketika ditemui pada Selasa (21/6).

Sejak 2015, dia pun merintis bisnis cuci dan reparasi topi dengan nama Yo Caps Care. Usaha itu kini ia jalankan dari rumahnya di Ketanggungan, Wirobrajan, Kota Jogja.

Mulanya, dia hanya membuka jasa cuci, pewarnaan ulang, dan perbaikan topi seperti reparasi kancing yang lepas dan visor yang patah. Selain itu, dia juga membuka jasa reshape yang memungkinkan topi-topi lawas bisa kembali tegak dan bentuknya seperti baru. Jasa itu bisa dipesan dengan tarif kisaran Rp45.000-Rp75.000.

Advertisement

Tak hanya menjual jasa, Ipras juga sudah mulai menjual produk pembersih topi, seperti sikat, sabun, hingga spray untuk reshape topi. Produk dan jasanya itu ia tawarkan lewat media sosial dan platform lokapasar.

Menurut Ipras, banyak pelanggannya yang datang kepadanya dan memintanya untuk mengembalikan wujud topinya seperti baru lagi. "Yang punya koleksi, biasanya datang ke saya pengin mengembalikan memori topi itu, misal dulu dikasih siapa. Bukan biar jadi baru lagi. tapi setidaknya lebih bersih dan nyaman," tuturnya.

Bahkan, tak jarang topi-topi yang direparasinya itu harganya lebih murah dibandingkan jasa cuci hingga reshape yang ditawarkan Ipras. Namun, lantaran niatan pelanggan untuk mengembalikan memori topi itu lebih tinggi, banyak pelanggan yang rela merogoh koceknya demi topi lama “rasa baru” ala Yo Caps Care.

Advertisement

Awul-Awul

Ipras menyebut semua jenis topi bisa dicuci di Yo Caps Care. Mulai dari trucker, five panel, snapback, hingga fedora. Meski demikian, topi yang paling optimal untuk dilakukan keseluruhan perawatan ialah topi yang bahannya didominasi kain. Sementara, jika bahannya dominan plastik, maka ia hanya akan mencucinya saja.

Selain topi rekan-rekan sejawat di dunia hiphop, Ipras melihat saat ini pelanggannya mulai meluas. Sebab, kini banyak pelaku thrifting atau awul-awul yang datang padanya dan minta topi yang baru dibelinya dari pasar barang bekas untuk dicucikan.

"Awalnya memang menyasar teman-teman hiphop sebagai pelanggan, tapi lama-kelamaan justru pelaku thrifting mulai mendominasi. Sekarang aku juga buka booth di event-event thrifting untuk jasa fast reshape topi," ujarnya.

Advertisement

Menariknya, Ipras juga punya beberapa pelanggan yang gemar mengirimkan topi barunya kepadanya untuk dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai. Hal ini biasanya dilakukan oleh pelanggannya yang memiliki alergi pada kulit.

Kini, setiap bulan dia mencatat ada sekitar 40 kiriman topi yang ia kerjakan. Dalam sekali kirim, pelanggannya bisa mengirim lebih dari satu topi.

Bahkan, pelanggan Ipras tak hanya berasal dari sekitar Kota Jogja. Kini, separuh pelanggannya berasal dari luar Pulau Jawa.

"Sekarang sudah imbang antara orang yang datang kesini secara langsung maupun lewat marketplace [lokapasar]. Nggak cuma jasa cuci, banyak juga yang beli produk," kata dia.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

4 Negara di Asia Tenggara Akan Klaim Kebaya ke UNESCO, Kok Bisa?

News
| Sabtu, 26 November 2022, 18:17 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement