Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Ilustrasi pemeriksaan PMK./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mendata ratusan sapi yang menjadi prioritas mendapatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di tahap pertama.
Rencananya, penyuntikan vaksin dilaksanakan mulai awal Juli mendatang.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, sudah mengambil jatah vaksinasi PMK sebanyak 500 dosis.
Dia tidak menampik, jumlah ini belum mencukupi untuk memvaksin seluruh sasaran ternak yang mencapai 79.000 ekor.
“Makanya kami data yang mendapatkan di tahap awal. Sekarang tim dari pusat kesehatan hewan sedang mendata di lapangan,” kata Wibawanti, Minggu (26/6/2022).
Menurut dia, vaksinasi dilaksankaan pada Minggu (3/7/2022). Sesuai dengan sasaran, pemberian vaksin untuk sapi yang dinyatakan benar-benar sehat.
“Kalau sakit harus diobati dulu sehingga tidak masuk dalam prioritas,” katanya.
Sementara terkait dengan situasi PMK di Gunungkidul sejauh ini, dia mengatakan angka suspect sudah mencapai 511 ternak. Sebanyak 51 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
“Kalau yang diuji lab ada 22 sampel, selebihnya tidak diuji lagi karena mengalami gejala klinis yang sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Harga kakao dunia kembali naik pada 2026. Petani masih terkendala produktivitas, sementara industri Indonesia bergantung pada impor biji kakao.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.