Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi pemeriksaan PMK./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mendata ratusan sapi yang menjadi prioritas mendapatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di tahap pertama.
Rencananya, penyuntikan vaksin dilaksanakan mulai awal Juli mendatang.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, sudah mengambil jatah vaksinasi PMK sebanyak 500 dosis.
Dia tidak menampik, jumlah ini belum mencukupi untuk memvaksin seluruh sasaran ternak yang mencapai 79.000 ekor.
“Makanya kami data yang mendapatkan di tahap awal. Sekarang tim dari pusat kesehatan hewan sedang mendata di lapangan,” kata Wibawanti, Minggu (26/6/2022).
Menurut dia, vaksinasi dilaksankaan pada Minggu (3/7/2022). Sesuai dengan sasaran, pemberian vaksin untuk sapi yang dinyatakan benar-benar sehat.
“Kalau sakit harus diobati dulu sehingga tidak masuk dalam prioritas,” katanya.
Sementara terkait dengan situasi PMK di Gunungkidul sejauh ini, dia mengatakan angka suspect sudah mencapai 511 ternak. Sebanyak 51 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
“Kalau yang diuji lab ada 22 sampel, selebihnya tidak diuji lagi karena mengalami gejala klinis yang sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Penjualan tiket KAI tembus 1,21 juta saat long weekend Iduladha 2026. Rute Jakarta–Jogja jadi favorit, mobilitas melonjak tajam.
Bandara Soekarno-Hatta mencatat 104.150 penumpang selama libur Iduladha 2026. Terminal 3 menjadi penyumbang trafik terbesar.
Arab Saudi menyatakan penyelenggaraan Haji 2026 sukses dengan 1,7 juta jamaah dan dukungan sistem keamanan serta layanan terintegrasi.
Wisata PG Madukismo Bantul menawarkan pengalaman naik kereta diesel klasik dan melihat langsung proses produksi gula saat musim giling tebu.
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.