Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Kasus Covid-19 di Sleman mulai merangkak naik. Saat ini, kasus aktif Covid-19 di Sleman tembus 42 kasus. Masyarakat diingatkan kembali untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan mengatakan saat ini kasus aktif di Sleman pada akhir pekan kemarin tercatat 42 kasus. Lima kasus dirawat di rumah sakit dan sisanya 37 kasus menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah. "Peningkatan kasus ini perlu diwaspadai masyarakat. Selain protokol kesehatan, yang belum divaksin Covid-19 silahkan vaksin," katanya, Senin (27/6/2022).
Potensi kenaikan kasus, lanjut Makwan masih bisa terjadi mengingat sejumlah momentum yang akan dihadapi masyarakat. Selain libur sekolah, dalam waktu dekat masyarakat akan merayakan Iduladha. Selain itu, masih ada pelaksaan kuliah tatap muka dengan kedatangan mahasiswa-mahasiswa baru.
"Untuk itulah, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap menaati prokes agar kasus aktif tidak terus bertambah," katanya.
BACA JUGA: Viral Perempuan Heran dengan Kebiasaan Orang Jogja, Selalu Pakai Utara Selatan
Makwan mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Pemkab Sleman tetap mempertahankan keberadaan Gedung Isolasi Terpusat (Isoter) Covid-19 di Rusunawa Gemawang. Hal ini dilakukan bila ada kasus mahasiswa dari luar daerah yang membutuhkan Isoman.
"Kalau warga biasanya sudah bisa Isoman di rumah. Warga sudah pandai untuk mengantisipasi penularan. Kalau mahasiswa yang indekos bisa jadi membutuhkan Isoter," katanya.
Berdasarkan dana Satgas Covid-19 Sleman jumlah kasus aktif Covid-19 pada 17 Juni tercatat hanya 15 kasus. Selama 10 hari terakhir, angkanya terus bergerak tembus hingga 40 kasus. Adapun capaian vaksinasi Covid-19 per 22 Juni untuk booster baru menyentuh 37,17%, dosis kedua 94,0% dan dosis pertama 101,2%. "Peningkatan booster terus berjalan dan masih berjalan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Khamidah Yuliati.
Yuli mengatakan, Dinkes terus mengantisipasi dan melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 varian BA.4 dan BA.5. Selain tetap mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prokes, Dinkes juga terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi booster. "Kami juga meminta masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan baik dan benar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.
Sultan berharap Kelok 23 tak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga membuat wisatawan memperpanjang lama tinggal di DIY.