Advertisement
Antisipasi Penyebaran PMK, Peternak: Beli Hewan Kurban Sebaiknya saat Hari H atau H-1 Saja
Ilustrasi sapi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN -- Peternak di Sleman terus mewaspadai penularan penyakit mulut dan kuku (PMK). Terlebih kini menjelang Iduladha.
Peternak Domba Kambing Sleman dari Merapi Farm, Taufik Mawaddani mengatakan Meski penjualan masih dilakukan secara luring, tetapi kunjungan pembeli ke kandang tetap dibatasi demi mencegah penularan PMK. Sementara untuk penjualan secara daring, pembeli bisa melihat foto dan video ternak sebelum ditransfer.
Advertisement
"Pembeli dalam jumlah banyak, kami sarankan belinya saat hari H atau H-1 malam, sehingga tidak ditampung terlalu lama, sehingga risiko penyebaran PMK bisa diitekan," kata dia, Minggu (3/7/2022).
BACA JUGA: Sepekan Jelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Sleman Masih Drop 55%
Peternak di Sleman menyebut penjualan hewan kurban tahun ini menurun akibat penyakit mulut dan kuku (PMK). Ketua Kelompok Peternak Taruna Mandiri, Ngemplak, Sleman Minto Hartono mengatakan biasanya dalam sebulan penjualan ternak bisa mencapai 40-45 ekor.
Akan tetapi saat ini penjualannya hanya 18 ekor. Padahal perayaan Iduladha tinggal sepekan lagi. Jika dihitung penjualan dari 40 ekor menjadi 18 ekor artinya ada penurunan sekitar 55%.
"Biasanya 40-45 ekor. Kalau sekarang cuma laku 18 ekor aja. Covid-19 ini sebenarnya juga ada pengaruhnya, dibandingkan dua tahun lalu jelas ada bedanya sebelumnya 45 ekor habis dalam sebulan," ucap dia, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gunung Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- Terapkan iPubers, Petani Bisa Tebus Pupuk Subsidi Sejak 1 Januari 2026
- Resmi Jalan, Ini Rute dan Jadwal Bus Listrik Jombor-Malioboro
- PAD Pariwisata Bantul 2025 Gagal Target, Turun Rp4 Miliar
- Pos Damkar Prambanan Sleman Siap Operasi, Tunggu Personel
- PAD Wisata Gunungkidul 2025 Meleset, Kebocoran Jadi Sorotan
Advertisement
Advertisement



