Advertisement

Literasi Masyarakat Bisa Tingkatkan Kesejahteraan, Ini Buktinya

Sunartono
Kamis, 14 Juli 2022 - 16:17 WIB
Budi Cahyana
Literasi Masyarakat Bisa Tingkatkan Kesejahteraan, Ini Buktinya Stakeholder Meeting Provinsi yang digelar Perpusnas RI di Hotel Grand Inna Malioboro, Kamis (14/7/2022). - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY berusaha meningkatkan literasi masyarakat untuk mendorong kesejahteraan.

Perpusnas dan DPAD DIY menggelar Stakeholder Meeting Provinsi di Hotel Grand Inna Malioboro, Kamis (14/7/2022).

BACA JUGA: Duh…Hampir Seluruh Dusun di Desa Gunungkidul Ini Diserang Monyet

Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI Ahmad Masykuri saat membacakan sambutan Kepala Perpustakaan Nasional mengatakan literasi diyakini memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu penguatan literasi perlu dilakukan untuk membantu mengurangi angka kemiskinan.

Dari penelitian, sebanyak 55% orang Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan menghadapi keterbatasan kemampuan mengelola kehidupan sehari-hari akibat rendahnya kemampuan membaca dan menulis. Literasi melalui pendidikan sekolah perlu dilengkapi melalui literasi untuk orang dewasa yang terbukti hasilnya mampu melebihi hasil pendidikan di sekolah.

“Perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Seluruh masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan layanan fasilitas perpustakaan,” katanya dalam sambutannya, Kamis (14/7/2022).

Selain sebagai layanan sepanjang hayat, kata dia, perpustakaan juga berfungsi sebagai tempat belajar masyarakat, wahana mendapatkan informasi, rekreasi. Perpustakaan juga memberdayakan masyarakat dan berdampak langsung kepada peningkatan dan taraf hidup mereka. Perpustakaan dimasukkan sebagai salah satu layanan dasar yang harus memfasilitasi masyarakat sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan masyarakat.

“Perpusnas melakukan tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, bertujuan meningkatkan layanan perpustakaan, meningkatkan layanan masyarakat dan sesuai kebutuhan masyarakat dan membangun komitmen serta dukungan stakeholder untuk transformasi perpustakaan berkelanjutan,” ucapnya.

Stakeholder meeting ini mempertemukan para pemangku kepentingan untuk dapat bersinergi dalam membangun literasi masyarakat sehingga memberikan manfaat bagi semua pihak dan mendorong setiap tupoksi setiap stakeholder. Kegiatan ini merupakan siklus tahunan dari program transformasi perpustakaan.

“Secara nasional digelar pada 33 provinsi, harapannya dapat memperkuat kolaborasi dalam membangun literasi masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” katanya.

Advertisement

Kepala DPAD DIY Monika Nur Lastiyani yang hadir dalam kesempatan itu berharap kegiatan ini dapat menciptakan ekosistem dan menggerakkan masyarakat di bidang literasi. Literasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan. Perpustakaan saat ini harus membuka diri mengajak masyarakat untuk belajar dan berkegiatan sehingga mendapatkan hasil maksimal.

“Lewat inklusi sosial ini kita bisa mengajak masyarakat untuk ke perpustakaan belajar dan menghasilkan suatu karya. Kami ingin mewujudkan cita-cita dari membaca menjadi karya ini sejalan dengan inklusi sosial,” ucapnya.

BACA JUGA: Mengenal Motif Batik Jogja yang Punya Makna Mendalam bagi Calon Pengantin

Advertisement

Berbagai upaya juga telah dilakukan DPAD DIY bekerja sama dengan kabupaten dan kota dalam upaya meningkatkan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Salah satunya bedah buku yang digelar di setiap kelurahan di DIY dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Kami melakukan bedah buku di 115 titik, kalau tahun depan 170 titik,” ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Buntut Kasus Leslar, KPI: Blacklist Pelaku KDRT dari Semua Program Siaran

News
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 02:17 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement