Advertisement

2 Orang Jadi Korban Calo PHL Dispar Bantul, Forpi: Pelakunya Oknum PHL Dinas Setempat

Ujang Hasanudin
Kamis, 14 Juli 2022 - 16:57 WIB
Arief Junianto
2 Orang Jadi Korban Calo PHL Dispar Bantul, Forpi: Pelakunya Oknum PHL Dinas Setempat Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL -- Sebanyak dua orang menjadi korban pencaloan pekerja harian lepas Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul. Oleh pelaku, keduanya diminta membayar Rp50 juta per orang.

Dari hasil temuan Forum Pemantau Independen (Forpi) Bantul, calo PHL tersebut merupakan oknum yang juga bekerja sebagai PHL di Dispar Bantul.

"Kedua korban bahkan sudah mencicil masing-masing Rp25 juta," kata anggota Forpi Bantul, Abu Sakhidis, Kamis (14/7/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Luar Biasa, Seremonial MPLS di SD Muh. Miliran Pakai 4 Bahasa

Abu menjelaskan, oknum calo itu menjanjikan kepada dua orang yang ingin menjadi PHL di Dispar Bantul untuk membayar masing-masing Rp50 juta lewat ajudan Bupati Bantul. “Keduanya [calon PHL] sudah membayar masing-masing Rp25 juta,” kata Abu, melalui sambungan telepon, Kamis (14/7/2022).

Kedua calon PHL tersebut dijanjikan akan ditempatkan di pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis.

Saat proses klarifikasi di hadapan Forpi Bantul, Dispar Bantul yang diwakili oleh Sekretaris Dispar Bantul Jati Bayubroto menegaskan tidak ada ketentuan penarikan uang untuk calon PHL, bahkan Dispar Bantul ternyata sudah tidak menerima calon PHL karena adanya moratorium dari Pemerintah Pusat untuk tidak merekrut honorer lantaran keterbatasan anggaran.

Forpi juga sudah mengklarifikasi ajudan Bupati dan sang ajudan sudah membantahnya. “Tetapi kasusnya ada, bahkan korban sendiri mengaku dimintai urang dan sudah menyerahkan Rp25 juta,” katanya.

Dari informasi yang dia terima, salah satu korban sudah mendapat pengembalian uang dari oknum PHL tersebut.

Advertisement

Terkait dengan hal tersebut, Jati membantah adanya pegawai Dispar Bantul yang terlibat dalam kasus pencaloan PHL tersebut.  “Kalau [Dinas] Parwisata tidak ada kaitannya. Enggak. Enggak [enggak ada kaitannya]. Kalau dinas tidak ada kaitan apa apa dengan masalah PHL, enggak ada,” kata Jati.

Jati mengatakan oknum PHL yang menjadi calo tersebut bukan berasal di instansinya. Dia memastikan oknum tersebut tidak ada kaitannya dengan Dispar Bantul.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement