Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Salah satu pengunjung menaiki dinoride, di Potorono Edu Park, Jumat (15/7/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—BUMDes Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul, membuka wahana baru yang diberinama Potorono Edu Park. Di sini, pengunjung bisa menikmati beberapa wahana, salah satunya taman dinosaurus. Wahana ini digarap untuk mengembangkan ruang publik sebagai tempat rekreasi masyarakat.
Pengelola Potorono Edu Park, Nur Basuki, menjelaskan Potorono Edu Park dibuka pada 5 Mei lalu, setelah Idulfitri 2022.
BACA JUGA: Ini Rute Jalur Sepeda di Tol Jogja Solo
“Dari Unit BUMDes Mekaring Pono, Potorono. Satu BUMDes dengan Embung Potorono, tapi beda unit,” ujarnya, Jumat (15/7/2022).
Potorono Edu Park masih satu kompleks dengan Embung Potorono. Pengunjung yang masuk ke area embung bisa berjalan lurus ke arah selatan mengikuti jalan sekitar 100 meter. Suara dinoaurus meraung-raung akan menyambut pengunjung.
Ada beberapa wahana yang bisa dinikmati pengunjung di Potorono Edu Park, di antaranya taman dinosaurus yang menyediakan dinoride dan dino dokar, mainan berbentuk dinosaurus yang bisa ditunggangi. “Dinoride khusus untuk anak-anak, kalau dino dokar bisa dinaiki orang dewasa juga,” ujarnya.
Selain itu, di lokasi yqng sama juga ada minitrail untuk anak-anak, jemparingan mataraman dan sekolah tari. Untuk masuk ke Potorono Edu Park ini, pengunjung belum dipungut biaya, kecuali jika menggunakan wahananya.
Tarif naik wahana juga masih terjangkau, serba Rp10.000. “Bayar kalau mau naik wahananya saja, kalau dinoride Rp10.000 per tiga menit. Kalau dino dokar satu putaran Rp10.000. Kalau yang minitrail Rp10.000 lima menit,” katanya.
Potorono Edu Park mulai dibangun setengah tahun lalu. Ini adalah inisiatif beberapa warga yang kemudian diajukan ke BUMDes Potorono. Buka setiap hari, Potorono Edu Park beroperasi pukul 08.00-18.00 WIB. “Biasanya kalau sore ramai,” katanya.
BACA JUGA: ORI DIY Beberkan 3 Alasan Praktik Jual Beli Seragam di Sekolah Terus Terjadi
Potorono Edu Park juga memacu perekonomian warga. Sejak Potorono Edu Park dibuka, saat ini sudah ada 20 warung warga sekitar yang menjual makanan dan minuman.
Salah satu pengunjung, Arifin, datang ke Potorono Edu Park untuk mengajak anaknya bermain dinoride. “Anak saya suka di sini, bisa naik dinosaurus,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.