Advertisement

Satu Orang Jadi Tersangka Kasus Penyerangan Remaja Saat Pecah Rusuh Babarsari

Anisatul Umah
Jum'at, 15 Juli 2022 - 16:27 WIB
Bhekti Suryani
Satu Orang Jadi Tersangka Kasus Penyerangan Remaja Saat Pecah Rusuh Babarsari Konferensi pers kerusuhan Babarsari di Polda DIY, Jumat (8/7/2022)-Harian Jogja - Anisatul Umah\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Polda DIY telah menetapkan satu orang tersangka atas kasus kerusuhan di Babarsari pada Senin (4/7/2022) lalu. Penetapan tersangka tersebut buntut adanya seorang remaja berinisial KP, 18 yang menjadi korban luka akibat kerusuhan antar kelompok warga tersebut.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan untuk kasus penganiayaan atas korban KP saat rusuh Babarsari,  saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi.

Advertisement

"Dan koordinasi dengan Polres Sleman terhadap satu orang yang telah ditetapkan tersangka," ucapnya saat dihubungi, Jumat (15/7/2022).

BACA JUGA: Ubur-Ubur di Pantai Gunungkidul Tiba-Tiba Menghilang, Ternyata Ini Penyebabnya

Sementara untuk kasus dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) karaoke MG dan penyerangan di Jambusari polisi belum menetapkan tersangka baru. Dari lima tersangka yang sudah ditetapkan, masih ada satu tersangka dalam proses pencarian.

"Untuk satu orang tersangka atas nama Rio masih dilakukan pencarian oleh polisi," paparnya.

Menurutnya saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman, serta analisa pada rekaman CCTV yang didapatkan. "Sementara untuk tersangka baru belum ada," lanjutnya.

Sementara ayah dari korban remaja inisial KP,  yakni seorang pengacara Heru Nugroho, 45 meminta agar polisi lebih proaktif menangani kasus ini. Selama ini menurutnya justru pihak pelapor yang aktif.

"Maksudnya malah kami yang proaktif, padahal ini kerusuhan video di mana-mana sudah jelas kelompok masyarakat yang bawa senjata tajam, tinggal memanggil kelompok tersebut, pasti ada di antara mereka, ada siapa yang tanggungjawab," paparnya.

Sementara untuk kondisi putranya dia sebut sudah membaik secara fisik. Akan tetapi masih trauma jika diminta mengingat kejadian yang menimpanya.

"Alhamdulillah sudah baik, kemarin di Polda berikan keterangan," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bolehkah Vaksin Booster Sekaligus Imunisasi Campak? Begini Kata Dokter Anak

News
| Jum'at, 27 Januari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Menengok Lava Bantal, Destinasi yang Dahulu Hanya Jadi Objek Penelitian Mahasiswa

Wisata
| Jum'at, 27 Januari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement