Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – SAR Satlinmas Wilayah 2 DIY di Pantai Baron, Kapanewon Tanjungsari memastikan untuk sementara waktu ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan Pantai Selatan. Hilangnya ancaman tak lepas dari guyuran hujang sehingga kawanan mencari lokasi yang lebih hangat.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 2 DIY, Marjono mengatakan, Sabtu (9/7/2022) ubur-ubur atau warga lokal mengenal dengan sebutan impes mulai terlihat di kawasan pantai. Penampakan ini mengancam pengunjung karena yang menyentuh akan menjadi korban sengatan. “Total sejak pertama kali muncul sudah ada 16 pengunjung yang tersengat ubur-ubur,” kata Marjono kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).
Meski demikian, untuk sementara waktu ancaman sengatan menghilang, seiring turunnya hujan di wilayah Gunungkidul. Menurut dia, hal ini berdampak terhadap turunnya suhu air laut menjadi lebih dingin.
BACA JUGA: Keren! Petani di Wilayah Sleman Ini Semprot Padi Pakai Drone
Sebagai dampaknya, kawanan ubur-ubur kembali bermigrasi mencari perairan yang lebih hangat. “Kalau cuaca dingin dan turun hujan, maka tidak muncul. Tapi, kalau panas bisa muncul lagi. Untuk sementara kawanan ubur-ubur tidak terlihat lagi,” katanya.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah 2 DIY, Surisdiyanto. Menurut dia, serangan ubur-ubur sering muncul mulai Mei hingga akhir Agustus. Hal ini tak lepas adanya perubahan suhu di laut sehingga kawanan ubur-ubur ini mencari tempat yang lebih hangat dengan cara migrasi.
Menurut dia, pada saat berada di kawasan pantai, binatang ini mudah sekali disentuh. Terlebih lagi, bentuknya yang menarik karena seperti balon dengan warna kebiru-biruan.
Meski menarik, ada potensi bahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya karena bisa tersengat. Adapun efeknya sangat tergantung dengan kondisi tubuh karena ada yang hanya merasa gatal-gatal, panas di bangian terengat, sesak nafas hingga pingsan.
“Sudah sempat ada korban yang tersengat. Untuk berjaga-jaga, kami juga sudah menyiapkan obat-obatan guna memberikan pertolongan pertama bagi wisatawan yang menjadi korban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.