Modus Penipuan Proyek Koperasi Merah Putih Terungkap di Gunungkidul
Modus penipuan berkedok pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ditemukan di sejumlah kalurahan Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Ilustrasi JJLS di Kapanewon Rongkop./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang berada di Gunungkidul mulai berdampak, salah satunya adalah terkait dengan harga jual tanah di sekitarnya yang kini mulai melonjak.
Lurah Jetis, Kapanewon Saptosari, Agus Santosa mengatakan meski JJLS belum benar-benar tersambung, tetapi sudah mulai terlihat dampaknya.
Salah satunya, bisa dilihat geliat ekonomi warga di sepanjang jalan yang mulai terlihat pada saat sekarang. Hal ini tak lepas adanya peningkatan kunjungan wisata sehingga dimanfaatkan warga sekitar untuk membuka usaha.
“Dampaknya terlihat dari roda ekonomi. Mudah-mudahan bisa membawa kesejahteraan bagi warga sekitar,” kata Agus kepada Harianjogja.com, Minggu (24/7/2022).
BACA JUGA: Ekonomi Tumbuh, Investasi Terbuka di Kawasan JJLS Gunungkidul
Menurut dia, ada dampak lain berkaitan dengan pembangunan JJLS, yakni harga tanah. Sebelum jalan dibangun seperti sekarang, harga jual tanah hanya di kisaran Rp150.000 per meter persegi. Namun saat ini sudah menembus jutaan rupiah sehingga harga jualnya mencapai miliaran rupiah per bidangnya.
“Belum lama ini ada yang menjual seharga Rp1,5 juta per meter. Ini belum apa-apa karena sekarang ada yang mau menjual dengan membuka penawaran Rp2 juta per meternya,” katanya Agus.
Meski demikian, sambung dia, patokan harga ini tidak di semua JJLS. Pasalnya, harga yang menembus jutaan rupiah per meter, bidang tanah yang dijual berada di lokasi yang strategis. Adapun yang masih sepi harga jual masih kisaran Rp400.000 per meternya. “Memang masih tergantung lokasi, tapi secara keseluruhan sudah meningkat drastis,” katanya.
Menurut dia, salah kawasan yang masuk strategis di JJLS di Kalurahan Jetis mulai dari SMK Saptosari menuju ke barat hingga kawasan Balai Kalurahan. “Di seputaran ini sudah tinggi-tinggi dan nilainya mencapai jutaan per meternya,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Modus penipuan berkedok pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ditemukan di sejumlah kalurahan Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pendekatan deep learning dapat meningkatkan minat baca, literasi siswa, dan memperkuat peran perpustakaan sekolah
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.