Advertisement

Vaksinasi Booster Kedua Nakes Dilangsungkan Bertahap

Yosef Leon
Selasa, 02 Agustus 2022 - 18:57 WIB
Budi Cahyana
Vaksinasi Booster Kedua Nakes Dilangsungkan Bertahap Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja mulai menyusun rencana vaksinasi booster kedua bagi tenaga kesehatan (nakes).

Ada 11.000 lebih nakes yang nantinya mendapatkan prioritas untuk mendapatkan vaksinasi booster kedua karena rentan terpapar Covid-19. 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Dear Moms, Cermati Tips Tingkatkan Kualitas Pola Asuh Anak Berkualitas

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi, Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah, mengatakan jawatannya telah meminta fasilitas kesehatan (faskes), puskesmas, dan rumah sakit (RS) yang berada di Jogja untuk melakukan pendataan. Data yang diperoleh akan digunakan untuk mengajukan kebutuhan vaksin. 

“Kami sudah minta agar faskes, puskesmas, dan RS mendata jumlah nakes di tempat mereka. Nant akan kami gunakan untuk menetapkan berapa kebutuhan vaksin dan bagaimana skema pelaksanaannya,” kata Lana, Selasa (2/7/2022). 

Menurutnya, vaksinasi booster kedua bagi para nakes akan dilakukan bertahap agar operasional faskes, puskesmas dan rumah sakit tidak terganggu apabila para nakes mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) setelah divaksinasi. Jenis vaksin yang digunakan adalah Moderna. 

Masing-masing faskes di Kota Jogja akan melakukan vaksinasi secara mandiri kepada para nakesnya. Sementara untuk nakes klinik, dokter praktik dan bidan praktek akan disuntik vaksin di puskesmas.

“Biasanya akan dilakukan di akhir pekan supaya tidak terlalu mengganggu operasional. Jadi mungkin nanti setelah didata, pelaksanaannya per pekan saja. Misalnya pekan ini berapa, selanjutnya berapa, begitu sampai selesai,” imbuhnya. 

Advertisement

Lana menerangkan penerima vaksinasi booster kedua harus telah menerima vaksinasi booster pertama minimal enam bulan. Jenis vaksin yang diterima juga harus sama. Dengan begitu sampai saat ini dari 11.000 lebih sasaran booster kedua kepada nakes di Jogja belum semua yang memenuhi syarat untuk menerima booster kedua. 

“Memang belum semua yang memenuhi syarat karena mungkin kemarin sempat ada kendala sehingga baru booster pertama dalam waktu dekat ini, sehingga syarat minimalnya belum memenuhi,” kata Lana. 

BACA JUGA: Antisipasi Terulangnya Pemaksaan Jilbab, Dewan Pendidikan DIY Siapkan Pendidikan Kejogjaan

Advertisement

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Pemkot Jogja Kris Sardjono Sutedjo mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah di tingkat kemantren hingga kelurahan dalam proses percepatan vaksinasi di wilayahnya. Kris menyebut, hal ini diperlukan untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19. 

Sementara itu, capaian vaksinasi booster pertama di Kota Jogja juga telah mencapai angka 92,98%. Dia mengakui jumlah itu masih tercampur antara penduduk Jogja dengan wilayah lain. Pemkot Jogja berencana mengecek ulang data sampai ke tingkat kelurahan agar cakupan vaksinasi berjalan dengan optimal. 

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dua Gunung di Indonesia Alami Erupsi pada Awal Desember 2022

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement