Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Kegiatan vaksinasi di puncak sosok beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul menyatakan semua tenaga kesehatan (Nakes) di Bantul siap divaksin Covid-19 dosis keempat atau booster kedua sesuai Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan per tanggal 28 Juli lalu. Vaksin booster kedua ini untuk melindungi nakes sebagai garda terdepan dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan ada sekitar 9.000 nakes di Bantul yang sudah disiapkan untuk menerima vaksin dosis keempat. Namun terkait waktu vaksinasi dan juga ketersediaan vaksin masih pihaknya masih menunggu dari Pemerintah Pusat.
“Untuk jenis vaksin yang digunakan pada booster kedua itu nantinya akan disesuaikan dengan dosis yang sebelumnya digunakan oleh nakes. Apabila booster pertama menggunakan Pfizer maka booster keduanya juga Pfizer, berlaku pula untuk jenis vaksin lainnya seperti Moderna dan Astrazeneca,” kata Agus, saat ditemui Rabu (3/8/2022).
Agus menyambut baik adanya vaksin dosis keempat bagi nakes karena hal itu sebagai langkah untuk melindungi nakes dari paparan virus SARS Cov-2. Mengingat nakes merupakan garda terdepan penanganan pandemi Covid-19 dan memiliki resiko tinggi tertular karena berhadapan langsung dengan pasien.
“Dosis keempat ini harapan kami adalah penguatan, kan logikanya kalau sudah enam bulan atau lebih efektifitas vaksin pasti terjadi penurunan. Nakes harus diproteksi terlebih dahulu karena resiko tertularnya tinggi,” katanya.
Lebih lanjut Agus memastikan vaksin booster kedua ini masih dikhususkan untuk nakes dan belum diperuntukan bagi masyarakat umum. Sebab capaian booster pertama bagi masyarakat umum juga belum maksimal meski sudah ada peningkatan untuk mengakses dosis ketiga atau booster pertama.
BACA JUGA: Guru SMAN 1 Banguntapan Terduga Pelaku Pemaksaan Jilbab Terancam Sanksi
Ia mencontohkan layanan vaksinasi Covid-19 yang digelar dua kali dalam seminggu pada Jumat dan Rabu di halaman kantor Dinas Kesehatan dari yang tadinya diakses maksimal 100 orang, saat ini lebih dari 400 orang mengakses.
Kondisi tersebut diakui Agus karena booster pertama atau dosis ketiga ini menjadi syarat untuk mengakses layanan publik, “Seperti pelaku perjalanan, masuk mall, dan mau nonton bola sekarang kan syaratnya harus vaksin booster,” ucap Agus. Namun demikian ia berharap masyarakat untuk mengakses vaksin booster demi menjaga kekebalan tubuh bukan semata-mata karena syarat mengakses layanan publik.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bantul hingga Selasa (2/8) untuk capaian vaksinasi booster pertama bagi masyarakat umum tercatat baru mencapai 183.953 dari 752.225 sasaran atau sekitar 24,45%. Sementara untuk dosis kedua mencapai 758.765 dari total sasaran 899.352 atau 84,37% dan dosis pertama 790.894 dari total sasaran 899.352 atau 87,94%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.