El Nino Mengintai BPBD Bantul Siaga Distribusi Air Bersih
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Vaksinasi booster yang digelar Tim Penggerak PKK DIY, Jumat (29/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Pemkot Jogja segera menyasar kelompok masyarakat lain setelah vaksinasi booster kedua bagi para tenaga kesehatan (nakes) rampung dilakukan. Sejak pekan lalu, vaksinasi booster kedua bagi nakes telah dilaksanakan secara bertahap.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi mengatakan, pihaknya tetap akan mengacu pada ketentuan pusat soal sasaran kelompok yang akan menerima vaksinasi booster kedua setelah nakes. Namun, pihaknya berharap agar petugas pelayan publik bisa mengakses layanan itu.
"Kami memang mengikuti pusat untuk percepatan vaksinasi booster kedua dan karena booster pertama kita sudah di angka 90 persen lebih juga. Sehingga kita siap untuk menyasar kelompok lain kalau booster kedua nakes selesai," kata Suamadi, Minggu (7/8/2022).
BACA JUGA: Ada-Ada saja! Buku Sejarah Perjuangan Jadi Mas Kawin Nikah Massal Gratis di Jogja
Menurutnya, dengan cakupan vaksinasi booster pertama yang cukup tinggi petugas tentunya sudah siap untuk melaksanakan booster kedua bagi kelompok sasaran lain. Misalnya petugas pelayan publik, aparatur sipil negara (ASN), guru, karyawan swasta atau sasaran lain yang rentan terpapar Covid-19.
"Tentunya bertahap ya dan harus ada yang diprioritaskan dulu karena bertugas di area rawan paparan Covid-19 tapi dengan petugas publik juga saya berharap agar bisa dilaksanakan segera," ungkapnya.
Terkait dengan stok, Sumadi menyampaikan bahwa sampai saat ini kecukupan vaksin di wilayahnya masih mencukupi. Pengajuan stok baru jika yang dibutuhkan cukup banyak juga siap dilakukan pihaknya. Untuk tahap awal sebanyak 11.000 lebih nakes akan mendapat prioritas untuk memperoleh booster kedua.
"Stok vaksin masih memungkinkan dengan 11.000 nakes itu mencukupi bahkan kalau mungkin dan sudah selesai unit lain atau elemen masyarakat yang lainnya nanti akan coba kami layani juga," jelasnya.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data Sistem Informasi Kesehatan (P2P dan PDSIK) Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengaku telah memulai pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes sejak Jumat pekan lalu. Kegiatan saat ini dipusatkan di Puskesmas secara bertahap.
"Untuk sementara masih sebagian dulu, nakes yang sudah memenuhi syarat akan kita upayakan mendapat booster kedua. Selanjutnya untuk yang belum memenuhi masih akan kita tunggu dan targetnya memang bisa selesai cepat," kata Lana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.