Advertisement

Vaksin Booster Rendah, Forkompika Patuk Sosialisasi ke Rumah-Rumah

David Kurniawan
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Vaksin Booster Rendah, Forkompika Patuk Sosialisasi ke Rumah-Rumah Panewu Patuk Martono Imam Santosa saat mendatangi rumah warga di Dusun Karang, Terbah untuk menyosialisasikan pentingnya mengikuti program vaksin booster. Selasa (9/8/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Patuk menggelar sosialisasi vaksin booster dari rumah ke rumah di Kalurahan Terbah, Selasa (9/8/2022). Langkah ini sebagai upaya menggerakan warga untuk ikut program vaksinasi.

Panewu Patuk, Martono Imam Santosa mengatakan sudah mengagendakan sosialisasi untuk meningkatkan capaian vaksin di Kapanewon Patuk. Ia tidak menampik capaian dosis pertama dan kedua sudah di atas 80% warga, namun untuk booster masih sangat rendah.

“Hasil koordinasi dengan satgas penanggulangan Covid-19 memang butuh kerja keras agar capaian booster bisa dimaksimalkan,” kata Martono, Selasa siang.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Menurut dia, salah satu upaya untuk memaksimalkan booster dengan menggelar sosialisasi ke rumah-rumah warga. Di tahap awal pelaksanaan di Kalurahan Terbah dan rencananya meluas ke kalurahan lain di Patuk. “Selain dengan pamong kalurahan, sosialisasi juga melibatkan jajaran Forkompika Patuk mulai dari koramil hingga polsek,” ungkapnya.

Martono menjelaskan, kedatangan ke rumah-rumah warga untuk memberikan undangan vaksin. Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi berkaitan dengan program vaksinasi pencegahan virus corona.

Baca juga: Duh, Kasus Covid-19 di Sleman Terus Naik, Capaian Booster Justru Masih Rendah

“Intinya kami berikan edukasi tentang pentingnya vaksin booster. Salah satunya agar kasus corona tidak melonjak seperti yang terjadi di tahun lalu sehingga tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat lagi. Sebab kalau ada pembatasan yang rugi juga warga sendiri,” kata mantan Panewu Gedangsari ini.

Menurut dia, ada beberapa alasan yang menyebabkan warga enggan mengikuti vaksin booster. Salah satunya dikarenakan sudah merasa mengikuti vaksin (dosis pertama dan kedua), sedangkan dari sisi aktivitas hanya di lingkungan rumah saja.

“Mayoritas kan petani dan aktivitasnya hanya rumah dan ladang, sehingga saat sudah vaksin dosisi satu dua dirasa sudah aman. Untuk itu, kami berikan edukasi tentang pentingnya booster,” katanya.

Advertisement

Lurah Terbah, Giyatno mengatakan, pamong kalurahan ikut sosialisasi berkaitan dengan pelaksanaan vaksin booster. Tim dibagi menjadi enam karena disesuaikan dengan jumlah dusun di Kalurahan Terbah. “Kebetulan saya ikut rombongan Pak Panewu untuk sosialisasi di Dusun Karang,” katanya.

Rencananya vaksin booster di Kalurahan Terba dilaksanakan Rabu (10/8/2022). Undangan ke warga sudah diserahkan bersamaan dengan sosialiasi ke rumah-rumah warga.

“Vaksinasi tidak di balai kalurahan, tapi ditempatkan ke balai dusun untuk memudahkan warga menuju ke lokasi vaksin,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jokowi Geram Indonesia Terus Impor Aspal

News
| Jum'at, 30 September 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement