Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Kelanjutan pembebasan lahan di Tol Jogja Bawen untuk tanah berkarakteristik khusus masih terkendala izin. Hingga kini pembayaran uang ganti kerugian untuk tanah seperti tanah kas desa, Sultan Grond, tanah wakaf dan cagar budaya belum bisa dilakukan.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah BPN Kanwil DIY Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan pembebasan lahan yang berstatus tanah karakteristik khusus untuk tol Jogja Bawen hingga kini belum dilakukan. Hal itu terjadi karena izin-izin untuk pembebasan lahan tersebut hingga kini belum turun. "TKD proses izinnya belum selesai, wakaf juga izinnya belum turun, cagar budaya juga belum. Termasuk masalah tanah kesultanan [Sultan Grond)," katanya, Rabu (10/8/2022).
Dijelaskan Elya, untuk lahan cagar budaya yang terdampak jalan tol Jogja Bawen hanya ada satu unit. Yakni bangunan cagar budaya (BCB) berbentuk rumah limasan milik Mijosastro di Pundong 2, Tirtoadi, Mlati. Rumah limasan di Pundong 2 pernah menjadi posko logistik para pejuang dan menjadi salah satu BCB yang ditetapkan melalui SK Bupati Sleman Tahun 2017.
"Untuk cagar budaya ini kami masih memohon petunjuk dari pusat. Lahan di tanah ini akan dinilai ulang oleh tim appraisal karena termasuk tanah karakteristik khusus," kata Elya.
Selain Rumah Limasan tersebut, Selokan Mataram juga termasuk cagar budaya. Hanya saja, lanjut Elya, lahan selokan mataram tidak dibebaskan seperti BCB Rumah Limasan tersebut. "Selokan Mataram memang tidak masuk yang dibebaskan meski cagar budaya. Cuma konstruksinya yang tidak mengenai pembangunan jalan tol," ujar Elya.
Penambahan Lahan
Hingga saat ini, kata Elya, penambahan jumlah lahan di sekitar selokan mataram masih dalam pembahasan. Jumlah lahan yang dibutuhkan baru dapat dipastikan jika izin pengadaan lahan untuk penambahan jalan Tol Jogja Bawen di sekitar selokan Mataram keluar. "Sampai saat ini izinnya belum keluar jadi kami belum mengetahui luas lahan yang dibutuhkan," katanya.
Menurut Elya, proses penambahan atau pembebasan kembali lahan di sekitar Selokan Mataram tersebut akan dimulai sejak tahap awal. Mulai proses sosialisasi, proses identifikasi dan validasi, musyawarah warga hingga pembayaran lahan terdampak.
"Jadi prosesnya akan dimulai dari awal. Saat pembayaran terakhir kami sudah sosialisasikan kepada warga, akan ada penambahan lahan di sekitar selokan mataram. Bisa terkena tanahnya saja diupayakan bukan bangunan yang sudah dibangun," ujar Elya.
Sebelumnya, Kepala BPJT Danang Parikesit melakukan kunjungan lapangan ke pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman hingga Simpang Susun (SS) Banyurejo pada Jumat (5/7/2022). Jalan Tol Jogja - Bawen Seksi 1 sepanjang 8,25 Km yang tengah dimulai pelaksanaan konstruksinya ini ditargetkan selesai konstruksi pada akhir tahun 2023 mendatang.
BACA JUGA: Kedung Pengilon, Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi untuk Ritual
Dalam kunjungannya Danang mengatakan, progres pembangunan Seksi 1 Jalan Tol Jogja - Bawen menunjukkan kemajuan. Dia berpesan para tim yang bekerja di lapangan untuk terus meningkatkan capaian kinerja pelaksanaan konstruksinya. "Saya meminta alat berat yang digunakan juga perlu ditambah supaya semakin mudah dalam meningkatkan capaian kinerja selama pelaksanaan konstruksi," kata Danang saat itu melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (10/8/2022).
Kemudian, lanjut Danang, selama pelaksanaan konstruksi juga harus menjaga keindahan bentang alam yang ada di sana. Danang mendorong terbangunnya Jalan Tol yang berkualitas untuk dapat digunakan oleh masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Nusantara Explorer masih disempurnakan usai dicoba Presiden Prabowo. Kereta wisata ini akan melayani perjalanan berbasis permintaan wisatawan.
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik
Pemkab Bantul akan memperluas bantuan modal UMKM Rp2 juta bagi warga desil 1, 2, dan 3 untuk menekan kemiskinan ekstrem.
DPR meminta aparat mengusut tuntas temuan 995 senjata api, narkotika, dan VCD porno di sekolah swasta Jakarta Selatan, termasuk asal-usul barang bukti.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Jumat, sementara sebagian besar wilayah Indonesia berawan tebal dan Papua Tengah berpotensi hujan lebat.