Gunungkidul Siaga Kekeringan hingga Agustus, BPBD Siapkan 1.500 Tangki
BPBD Gunungkidul menetapkan siaga darurat kekeringan hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.500 tangki air disiapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, Gunungkidul – Proses lelang jabatan di lingkup Pemkab Gunungkidul telah memasuki tahap akhir. Hal ini tak lepas adanya pengumuman tentang hasil seleksi yang dikeluarkan oleh panitia seleksi.
Ada 22 pelamar yang ikut seleksi untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip; Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Hasil seleksi terpilih tiga peserta terbaik di masing-masing lowongan sehingga total ada sembilan nama yang dinyatakan lolos.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, lelang jabatan untuk mengisi jabatan tiga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong telah memasuki tahap akhir. Selasa (9/8/2022) sore, pansel mengumumkan nama-nama pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi.
“Dari setiap lowongan diambil tiga peserta terbaik. Jadi, total ada sembilan yang lolos seleksi, sedangkan 13 pelamar lainnya dinyatakan gugur,” kata Iskandar kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).
Baca juga: Semua Peserta Lelang Jabatan Gunungkidul Lolos, Ini Dinas yang Terbanyak Pelamarnya
Menurut dia, tahapan tinggal melaksanakan tes kesehatan. Setelah itu, dilanjutkan penyerahan nama yang lolos seleksi ke bupati untuk kemudian dipilih salah satu guna mengisi jabatan yang dilelangkan. “Secepatnya setelah tes kesehatan usai langsung kami serahkan ke bupati,” katanya.
Iskandar menjelaskan, pelaksanaan tes kesehatan sudah melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari selaku penguji. “Tes kesehatan ini untuk kelengkapan bahan pertimbangan hasil seleksi yang diserahkan ke bupati. Proses ini harus dilalui karena menjadi bagian dalam tahapan tes,” katanya.
Ketua Pansel JPT di lingkup Pemkab sekaligus Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, sudah ada jadwal untuk seleksi JPT yang masih kosong. Prosesnya dimulai pendaftaran yang dilaksanakan pada 11-18 Juli lalu yang kemudian dilanjutkan seleksi adminitrasi.
Di tahapan ini seluruh pelamar sebanyak 22 orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti seleksi asesmen yang terdiri dari penyusunan makalah, uji gagasan hingga penelusuran rekam jejak dan wawancara. “Masih ada tes kesehatan. Selanjutnya hasil diserahkan ke bupati untuk dipilih. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tahapan selesai dengan jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Berikut ini sembilan nama yang masuk tiga besar lelang jabatan Pemkab Gunungkidul:
Nama Jabatan
Arif Kuncahya Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan Desa, Inspketorat Daerah Gunungkidul
Jatmiko Sutopo Panewu Ponjong
Kisworo Kepala Bidang Kepegawaian, Dinas Pendidikan Gunungkidul
Nama Jabatan
Jarot Hadiatmojo Panewu Gedangsari
Purwono Sulistyohadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Sekretariat DPRD Gunungkidul
Supartono Kepala Bidang Sumber Daya Air, DPUPRKP Gunungkidul
Nama Jabatan
Hary Sukmono Sekretaris Satpol PP
Johan Wijayanto Kepala Bidang Penataan dan Penataan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup, DLH Gunungkidul
Putro Sapto Wahyono Sekretaris DPUPRKP Gunungkidul
Sumber: Pemkab Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menetapkan siaga darurat kekeringan hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.500 tangki air disiapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih.
Gempa M4,7 guncang Pariaman akibat Sesar Mentawai, terasa hingga Padang dan Bukittinggi. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami.
Pendaftaran Jalur Prestasi SPMB DIY 2026 dibuka 22 Juni. Cek kuota dan daya tampung SMA Negeri favorit di Kota Jogja sebelum mendaftar.
Bhutan memperkenalkan lima wisata wellness berbasis alam dan spiritualitas Himalaya, mulai yoga, meditasi, hingga terapi tradisional menchu.
OJK menyita 41 aset kasus BPRS GP Medan terkait dugaan pembiayaan fiktif dan pencatatan palsu senilai Rp15,47 miliar.
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.