Pemkab Gunungkidul Minta Dispensasi Solar untuk Bus Sekolah
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, Gunungkidul – Proses lelang jabatan di lingkup Pemkab Gunungkidul telah memasuki tahap akhir. Hal ini tak lepas adanya pengumuman tentang hasil seleksi yang dikeluarkan oleh panitia seleksi.
Ada 22 pelamar yang ikut seleksi untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip; Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Hasil seleksi terpilih tiga peserta terbaik di masing-masing lowongan sehingga total ada sembilan nama yang dinyatakan lolos.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, lelang jabatan untuk mengisi jabatan tiga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong telah memasuki tahap akhir. Selasa (9/8/2022) sore, pansel mengumumkan nama-nama pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi.
“Dari setiap lowongan diambil tiga peserta terbaik. Jadi, total ada sembilan yang lolos seleksi, sedangkan 13 pelamar lainnya dinyatakan gugur,” kata Iskandar kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).
Baca juga: Semua Peserta Lelang Jabatan Gunungkidul Lolos, Ini Dinas yang Terbanyak Pelamarnya
Menurut dia, tahapan tinggal melaksanakan tes kesehatan. Setelah itu, dilanjutkan penyerahan nama yang lolos seleksi ke bupati untuk kemudian dipilih salah satu guna mengisi jabatan yang dilelangkan. “Secepatnya setelah tes kesehatan usai langsung kami serahkan ke bupati,” katanya.
Iskandar menjelaskan, pelaksanaan tes kesehatan sudah melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari selaku penguji. “Tes kesehatan ini untuk kelengkapan bahan pertimbangan hasil seleksi yang diserahkan ke bupati. Proses ini harus dilalui karena menjadi bagian dalam tahapan tes,” katanya.
Ketua Pansel JPT di lingkup Pemkab sekaligus Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, sudah ada jadwal untuk seleksi JPT yang masih kosong. Prosesnya dimulai pendaftaran yang dilaksanakan pada 11-18 Juli lalu yang kemudian dilanjutkan seleksi adminitrasi.
Di tahapan ini seluruh pelamar sebanyak 22 orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti seleksi asesmen yang terdiri dari penyusunan makalah, uji gagasan hingga penelusuran rekam jejak dan wawancara. “Masih ada tes kesehatan. Selanjutnya hasil diserahkan ke bupati untuk dipilih. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tahapan selesai dengan jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Berikut ini sembilan nama yang masuk tiga besar lelang jabatan Pemkab Gunungkidul:
Nama Jabatan
Arif Kuncahya Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan Desa, Inspketorat Daerah Gunungkidul
Jatmiko Sutopo Panewu Ponjong
Kisworo Kepala Bidang Kepegawaian, Dinas Pendidikan Gunungkidul
Nama Jabatan
Jarot Hadiatmojo Panewu Gedangsari
Purwono Sulistyohadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Sekretariat DPRD Gunungkidul
Supartono Kepala Bidang Sumber Daya Air, DPUPRKP Gunungkidul
Nama Jabatan
Hary Sukmono Sekretaris Satpol PP
Johan Wijayanto Kepala Bidang Penataan dan Penataan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup, DLH Gunungkidul
Putro Sapto Wahyono Sekretaris DPUPRKP Gunungkidul
Sumber: Pemkab Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Simak regulasi baru Belgia yang mengubah profesi pekerja seks menjadi sektor formal dengan hak kontrak kerja dan pensiun setara karyawan kantor.
BKPPD Gunungkidul memastikan surat mutasi guru yang beredar di Rongkop merupakan hoaks dan diduga menjadi modus penipuan. ASN diminta lebih waspada.
Ketahui cara mengecek apakah KTP digunakan untuk pinjol ilegal melalui SLIK OJK, tanda-tanda penyalahgunaan identitas, dan langkah penanganannya.
Argentina kembali memimpin ranking FIFA terbaru menjelang Piala Dunia 2026. Indonesia naik empat peringkat ke posisi 118 dunia setelah mengalahkan Oman.
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.