Pantai Selatan Gunungkidul Diterjang Gelombang Tinggi, 11 Perahu Rusak
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Keterlibatan pemuda diharapkan meningkat dalam perhelatan pemilihan umum (Pemilu) serentak yang sedianya digelar pada 2024 mendatang. Peran pemuda dan pemilih pemula menjadi penting untuk menyukseskan proses serta jalannya demokrasi yang sehat.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jogja, Budi Santosa, mengatakan edukasi kepada pemuda perlu terus digalakkan untuk menyambut perhelatan Pemilu serentak 2024 mendatang. Mereka perlu mendapat pemahaman yang tepat mengenai berita bohong, politik uang, atau politik SARA.
Untuk itu pihaknya bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan sejumlah kemantren di Kota Jogja mengadakan sekolah demokrasi. Harapannya pemuda mendapat bekal yang cukup untuk ikut serta berperan dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 mendatang.
"Kami mengikutsertakan 20 peserta yang berusia 20 hingga 40 tahun yang merupakan perwakilan dari Kemantren Mergangsan, Wirobrajan, Kraton, Umbulharjo, Danurejan, dan Pakualaman dalam sekolah demokrasi ini," jelas Budi, Rabu (10/8/2022).
BACA JUGA: Dewan Minta Penarikan Retribusi Wisata di Bantul Ditangani Swasta Bukan Pemkab
Terdapat empat materi yang diajarkan dalam sekolah demokrasi yakni seputar partisipasi tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak, politik uang dan politisasi sara, demokrasi, partai politik, dan Pemilu di Indonesia. Selanjutnya mengenai cakap digital, strategi deteksi berita bohong dan narasi positif di media sosial.
Budi mengungkapkan bahwa sekolah demokrasi merupakan suatu aksi perubahan dalam bentuk kegiatan. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi solusi untuk peningkatan kualitas pemahaman para generasi muda agar cerdas dalam berpolitik dan berdemokrasi dalam jangka panjang.
“Para peserta sekolah demokrasi diharapkan bisa memberikan pemahaman mengenai politik yang baik, menghindari hoaks, dan lainnya,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Pastikan Jalur Tol Jogja-YIA Akan Menghindari Lahan Persawahan
Menurutnya, Pemilu pada tahun 2024 merupakan pemilu serentak pertama sehingga perlu sebuah konsep dan peta jalan terkait demokrasi ke depan. Pihaknya juga mengharapkan melalui kesiapan-kesiapan yang dilakukan, Pemilu dapat berjalan secara demokratis dan dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan kondusif.
"Setelah mengikuti sekolah demokrasi, harapan kami para peserta menjadi penggerak bagi rekan sebayanya," ujarnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026