Advertisement
Pembatasan Pertalite dan Solar, Erick Thohir: Tunggu Saja!

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah berencana membatasi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar dalam waktu dekat. Kebijakan ini menyusul revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.
Ditemui dalam acara Halaqah Fikih Peradaban Yayasan Ali Maksum Krapyak, Kapanewon Sewon, Bantul, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengaku belum mendengar rencana tersebut. "Kita tunggu saja. Saya belum dengar, belum diputuskan," ujarnya, Kamis (11/8/2022).
Advertisement
Pemerintah kata dia, sudah memberikan subsidi hingga Rp520 triliun baik untuk BBM maupun listrik. Menurutnya tak banyak negara yang melakukannya. "Kalau kita lihat harganya sudah turun-turun, nah inilah yang perlu menjadi pemikiran, apalagi kita sudah impor minyak sejak 2003," katanya.
Baca juga: Tenang! Pertalite untuk DIY Masih Aman
Adapun nilai impor minyak tersebut mencapai 1,2 miliar dolar per bulan. Hal ini yang menurutnya menjadi pertimbangan Kementerian Keuangan menghitung ulang subsidi untuk BBM, apalagi pertamax pun juga sebenarnya masih disubsidi.
"Pertamax pun yang harusnya harga pasar masih disubsidi pemerintah, pertanyaannya apakah subsidi-subsidi yang diberikan pemerintah sudah tepat sasaran? Apakah kita harus menutup mata memberikan subsidi kepada yang mampu?" ujarnya.
Ia yakin kebijakan Presiden Joko Widodo bertujuan agar negara hadir dan berpihak kepada rakyat. "Sampai mana kita mensubsidi yang mampu, kita tidak mau bicara kesenjangan sosial, tapi subsidi tepat sasaran harus dilakukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
- WhatsApp Tambah Fitur Baru, Bisa Update Status Pakai Lagu Mirip Instagram
- Penyaluran Dana Penguatan Modal 2024 di Sleman Mencapai Rp30,9 Miliar
Advertisement
Advertisement