Advertisement

Jaga Kerukunan, Kesbangpol Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

Abdul Hamied Razak
Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:27 WIB
Sirojul Khafid
Jaga Kerukunan, Kesbangpol Bagi-Bagi Bendera Merah Putih Pembagian bendera merah putih di sela kegiatan Seminar Pengendalian Keamanan Lingkungan dengan tema Merajut Kebhinnekaan Mewujudkan Sleman Sebagai Rumah Bersama yang Harmonis, Sleman, Rabu (10/8/2022). - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengendalian keamanan lingkungan di wilayah Sleman dinilai penting. Musababnya, kabupaten ini memiliki penduduk heterogen dengan mobilitas tinggi sehingga rentan terjadi gesekan antar masyarakat. 

Menurut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Pemkab Sleman memilki visi menjadikan Sleman sebagai Rumah Bersama. Oleh karena itu, lanjut dia, Pemkab berkomitmen untuk mengakomodir keamanan, kenyamanan, dan ketertiban bagi seluruh masyarakat Sleman baik warga asli Sleman maupun pendatang. 

"Kami berharap seminar ini dapat menjadi sarana diskusi meramu masukan dari berbagai elemen masyarakat mengenai pengendalian keamanan lingkungan," katanya saat membuka Seminar Pengendalian Keamanan Lingkungan dengan tema “Merajut Kebhinnekaan Mewujudkan Sleman Sebagai Rumah Bersama yang Harmonis”, Sleman, Rabu (10/8/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Puluhan Santri Rehabilitasi Narkoba Mengikuti Kegiatan Khotmil Qur’an

Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman (Kesbangpol) Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Kustini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mewujudkan kerukunan dalam lingkungan sosial yang heterogen. 

"Saya juga berharap seluruh peserta dapat berperan aktif dalam mengajak masyarakat lain untuk mewujudkan kerukunan dan keharmonisan di Sleman. Kerukunan yang telah lama terbentuk merupakan hasil ikhtiar bersama untuk hidup saling menghormati dan saling mengharagai," ujar Kustini.

Kepala Kesbangpol, Hery Sutopo, menjelaskan maksud dan tujuan seminar ini merupakan implementasi untuk menjadikan Kabupaten Sleman sebagai Rumah Bersama yang harmonis. "Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas sekaligus indikasi komitmen dari berbagai pihak menjadikan Sleman sebagai Rumah Bersama yang harmonis dalam kehidupan sosial dan mengantisipasi berbagai gangguan kemanan," tutur Hery.

BACA JUGA: Terbakar, Perbaikan Gedung SDN 1 Degelan Diperkirakan Selesai Desember Mendatang

Seminar tersebut diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Sleman, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sleman, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sleman, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kapanewon dan Perwakilan Tokoh Indonesia Timur.

Advertisement

Dalam acara tersebut juga diserahkan benda merah putih kepada perwakilan peserta sebagai bagian dari gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih yang dicanangkan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementrian Dalam Negeri dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 77.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kejari Purwokerto Tangkap Buronan Kejati Maluku Utara

News
| Kamis, 29 September 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement